• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Tidak Angkat Telepon, Donald Trump Pecat Jaksa Terkemuka AS

Tim Redaksi by Tim Redaksi
12 Juni 2017
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU- ‘Korban’ ketegasan Presiden Trump terus bertambah. Kali ini menimpa seorang mantan jaksa federal terkemuka di NewYork, Preet Bharara.

Preet Bharara  dipecat Donald Trump hanya karena tidak menerima panggilan telepon sang Presiden AS tersebut. 

Preet Bharara mengungkapkan hal tersebut dalam wawancara salah satu stasiun televi. Bharara sebut setelah menolak menerima panggilan ketiga Donald Trump dirinya langsung dipecat.

Padahal Bharara membela diri bahwa panggilan dari Trump ‘tidak pantas’. Sebab sudah melampaui batas umum yang memisahkan antara penyelidik independen dan eksekutif.

Bharara membanding-bandingkan Trump dengan mantan Presiden AS Obama. “Jumlah panggilan telepon dari Presiden Obama kepada saya selama tujuh setengah tahun saya menjabat adalah nol,” sebutnya.

Berbeda dengan apa yang dilakukan Donald Trump yang seolah-olah ingin ;menumbuhkan hubungan tertntu’. Sehngga Bharara sebagai Jaksa tinggi federal di Manhattan menyebut tindakan Donald Trump tidak pantas.

Bharara sendiri berjumpa dengan Trump terakhir kali pada akhir 2016. “Saya harapkan jumlah panggilan telepon dari Presiden Amerika Serikat (kepada jaksa) nol. Harus ada pembatas tegas antara berbagai yurisdiksi yang berbeda-beda (dalam politik dan hukum).” Sebelumnya, Donald Trump juga memecat James Comey, dari jabatan kepala FBI. 

Sementara Presiden Trump hanya merespon bahwa Bhahara melakukan tindakan ‘sangat pengecut’ karena membocorkan percakapan pribadi. (dtk)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Sektor Ritel Berpeluang Jadi Tameng di Pasar Modal
Ekonomi

Sektor Ritel Berpeluang Jadi Tameng di Pasar Modal

...

Read moreDetails
Nokia 2360 Flip dengan Pasar Terbatas, Cocok untuk Siapa?

Nokia 2360 Flip dengan Pasar Terbatas, Cocok untuk Siapa?

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

Next Post

Sahur On The Road, Batiqa Hotel Pekanbaru Bagikan 100 Nasi Kotak

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.