• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Sufi Cinta (8) : Sentimentalitas Cinta Rumi

Tim Redaksi by Tim Redaksi
2 Februari 2017
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC) – Konon, sebagaimana tergambar dalam perilakunya, keadaan jiwa Jalaluddin ar-Rumi hanya bisa merasa tentram bila ditemani seorang sahabat yang sesuai dan mau memahami keadaannya. Gurunya yang lain adalah Sayid Bahauddin, orang pertama dari tipe sahabat semacam itu. Wajarlah ketika Sayid Bahauddin meninggal dunia, Jalaluddin merasa amat kesepian. Jiwanya menjadi kosong. Hidupnya seperti kehilangan gairah. Keadaan yang cukup memprihatinkan itu berlangsung sampai lima tahun.

Saat seperti itulah Syamsuddin Tabriz datang dan mengisi kekosongan jiwanya. Laki-laki itu memberikan semangat baru. Tapi, ketika Syamsuddin pergi meninggalkannya, Rumi pun kembali merasakan goncangan jiwa yang dahsyat.

Kegalauan dan rasa gundah senantiasa mewarnai hatinya. Saat itulah datang Shalahuddin dan Hasamuddin sebagai penawar kesusahan. Jadi, segala potensi yang ada dalam jiwa dan fitrahnya selalu memerlukan seseorang untuk mempengaruhi dan menggerakkannya. Dalam konteks ini, maka penulisan sajak-sajak Matsnawi hanyalah merupakan upaya pemenuhan moral terhadap panggilan batinnya.

Usahanya memilih teman penangkal seperti Shalahuddin dan Hasamuddin bukanlah semata-mata karena keduanya orang yang alim, zuhud dan mulia. Tetapi terutama karena antara Rumi dan mereka terdapat unsur kesamaan dan kepentingan. Sejiwa dan sehati. Itulah sebabnya mengapa ia memilih keduanya sebagai teman istimewa.

Jalaluddin ar- Rumi mengatakan: “Cinta yang tumbuh di atas dasar kebersamaan tidak akan menimbulkan rasa sesal di dunia dan akhirat. Karena itu, orang bercinta yang hatinya tidak tersentuh rasa kebersamaan akan mudah berkata: ‘Kalau saja saya tidak menjadikan si Fulan sebagai kekasih’. Sedangkan yang mendasarkan cintanya adalah pada rasa kebersamaan, maka tidak akan terjadi perpisahan, permusuhan, penyesalan, dan celaan di antara mereka.

Allah SWT berfirman: “Teman-teman akrab pada hari itu sebagian menjadi musuh bagi sebagian yang lain, kecuali orang-orang yang bertakwa. (az Zukhruf, 67).
Sedang menurut Jalaluddin: “Sesungguhnya rasa kebersamaan inilah yang telah menciptakan keimanan dalam diri para sahabat Nabi, sehingga jiwa mereka tertambat pada Rasulullah saw. Dan rasa kebersamaan ini pula yang mempertebal keimanan orang-orang Islam terdahulu. Banyak sekali pengaruh positif yang timbul dari rasa kebersamaan ini.” (jss/bersambung)

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Pilihan

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

...

Read moreDetails
Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Next Post

Sufi Cinta (9-Habis) : Umat Yahudi, Islam & Nasrani Tangisi Rumi

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.