• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Pos UNIFIL di Lebanon Meledak: Satu Penjaga Perdamaian Gugur, Status Prajurit TNI Masih Ditelusuri

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
30 Maret 2026
Pos UNIFIL di Lebanon Meledak: Satu Penjaga Perdamaian Gugur, Status Prajurit TNI Masih Ditelusuri

Foto: AFP dilansir dari Al Jazeera.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS – Kabar duka menyelimuti misi perdamaian dunia di Lebanon Selatan, setelah sebuah proyektil menghantam posisi UNIFIL dekat Adchit al-Qusayr, Senin, 30 Maret 2026.

Peristiwa tragis ini dilaporkan merenggut nyawa seorang personel penjaga perdamaian dan menyebabkan satu personel lainnya dalam kondisi kritis.

Menurut Duta Besar Indonesia untuk Lebanon, Dicky Komar, pihaknya masih menelusuri kabar mengenai kemungkinan adanya prajurit TNI yang menjadi korban dalam serangan tersebut.

Hingga saat ini, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Beirut belum dapat mengonfirmasi identitas pasti korban yang gugur.

Dicky mengungkapkan bahwa laporan awal dari UNIFIL telah diterima oleh pihak kedutaan.

“Seorang penjaga perdamaian tewas secara tragis tadi malam ketika sebuah proyektil meledak di posisi UNIFIL dekat Adchit al-Qusayr,” ujar Dicky. Terkait detail serangan, Dicky menambahkan, “Sementara hanya itu infonya (yang diterima).”

Laporan UNIFIL menyebutkan bahwa satu personel lainnya mengalami luka-luka kritis dan saat ini tengah menjalani perawatan intensif.

Meski Kantor Berita Nasional Lebanon, al-Jadeed News, sebelumnya mengabarkan adanya serangan militer Israel terhadap pos yang menjadi basis Kontingen Garuda Indonesia tersebut, laporan resmi UNIFIL belum menunjuk pihak mana pun sebagai penanggung jawab.

“Kami tidak mengetahui asal proyektil tersebut. Kami akan melakukan penyelidikan untuk menentukan semua keadaan,” tulis laporan UNIFIL kepada Kedutaan RI.

UNIFIL menegaskan bahwa serangan terhadap pasukan perdamaian merupakan pelanggaran berat hukum humaniter internasional serta Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701 yang dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang.

Di Jakarta, otoritas terkait masih menutup rapat informasi mengenai detail kejadian.

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto maupun Kapuspen TNI Brigjen Aulia Dwi Nasrullah belum memberikan jawaban terkait konfirmasi gugurnya prajurit Indonesia.

Senada dengan itu, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI juga belum memberikan pernyataan resmi mengenai kondisi terkini personel Kontingen Garuda di Distrik Marjayoun.

Informasi yang beredar menyebutkan satu personel TNI meninggal dunia dan satu lainnya kritis di RS St George Beirut. Namun, validasi data ini masih menunggu pernyataan resmi dari otoritas militer Indonesia.

Situasi di perbatasan Lebanon Selatan dan Israel kian memanas sejak meletusnya konfrontasi besar antara militer Iran melawan agresi Israel dan Amerika Serikat yang dimulai pada 28 Februari 2026 lalu. Lebanon terseret ke dalam pusaran konflik karena keberadaan faksi Hizbullah di wilayah selatan yang aktif membalas serangan lawan.

Kawasan biru yang seharusnya menjadi zona netral bagi pasukan PBB kini berada di tengah garis api peperangan yang telah berlangsung genap satu bulan dan terus meluas ke wilayah Teluk Arab.***

Tags: InternasionalMatraTimur Tengah
Share6Tweet4Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Harga Emas Dunia Masih Tertekan Akibat Tingginya Eskalasi Geopolitik Timur Tengah
Ekonomi

Harga Emas Dunia Masih Tertekan Akibat Tingginya Eskalasi Geopolitik Timur Tengah

...

Read moreDetails
Respon Presiden Iran soal Klaim AS Negaranya Akan Runtuh

Respon Presiden Iran soal Klaim AS Negaranya Akan Runtuh

Defisit Anggaran AS Sudah di Posisi Puncak

Defisit Anggaran AS Sudah di Posisi Puncak

Trump Ancam Bombardir Oman jika Ikut Campur soal Perdamaian Iran

Trump Ancam Bombardir Oman jika Ikut Campur soal Perdamaian Iran

Iran Ikut Belasungkawa dan Tawarkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Iran Ikut Belasungkawa dan Tawarkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Kecelakaan di Tol M9 Irlandia Tewaskan Lima Remaja, Diduga demi Like Media Sosial

Kecelakaan di Tol M9 Irlandia Tewaskan Lima Remaja, Diduga demi Like Media Sosial

Next Post
H-1 Batas Lapor LHKPN, KPK Desak 94 Ribu Pejabat Segera Lapor, Anggota DPR Paling Alpa

H-1 Batas Lapor LHKPN, KPK Desak 94 Ribu Pejabat Segera Lapor, Anggota DPR Paling Alpa

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.