BERTUAHPOS.COM — Tiga titik kebakaran hutan di sebelah barat Madrid akhirnya bertemu menjadi satu kobaran api di lahan yang luas. Kondisinya di luar kemampuan petugas pemadam untuk mengendalikannya. Pemerintah Spanyol menetapkan keadaan darurat nasional dengan 63.000 orang terdampak, 25.000 di antaranya diperintahkan mengungsi.
Presiden wilayah Madrid, Isabel Díaz Ayuso, menyebut kebakaran ini sebagai yang terburuk dalam sejarah wilayah tersebut. Suhu tinggi, angin kencang tanpa henti, dan gabungan garis api menciptakan badai sempurna yang memperparah situasi.
“Kebakaran hutan sedang mencapai puncaknya dan saat ini di luar kemampuan petugas pemadam kebakaran untuk mengendalikannya,” ujar Carlos Novillo, kepala manajemen darurat pemerintah daerah Madrid, dikutip dari BBC International, Sabtu, 25 Juli 2026.
Kobaran api bergerak menuju kotamadya Robledo de Chavela dan Fresnedillas de la Olivia, sekitar 50 kilometer dari ibu kota. Unit Darurat Militer dikerahkan untuk melindungi daerah dekat kota El Escorial.
Pihak berwenang juga memantau kebakaran terpisah di provinsi Ávila yang dikhawatirkan akan bergabung dengan kobaran api di Madrid. Menteri Dalam Negeri Spanyol Fernando Grande-Marlaska menyatakan pihaknya melakukan segala upaya mencegah kedua jalur api bertemu.
“Tidak mungkin untuk memadamkan api di area tersebut, jadi tindakan defensif sedang dilakukan. Bara api beterbangan bermil-mil dan kobaran api melompati jarak yang jauh,” kata Francisco Martín, delegasi pemerintah di Madrid.
Dari 63.000 orang yang terdampak, 30.000 orang terpaksa dievakuasi dan 20.000 lainnya ditempatkan di bawah karantina wilayah. Martín memperingatkan angka tersebut dapat terus meningkat seiring pergerakan api yang sulit diprediksi.
Sementara itu, sekitar 140.000 orang telah dievakuasi di Prancis barat daya setelah kebakaran melanda wilayah Gironde dan Landes. Api berubah arah menuju Bordeaux pada Jumat dengan evakuasi lebih lanjut diperkirakan terjadi.
Presiden Prancis Emmanuel Macron telah mengerahkan militer untuk membantu penanganan kebakaran di wilayah barat daya. Di Spanyol, prioritas utama adalah melindungi permukiman penduduk di sekitar El Escorial dari jilatan api.
“Dengan bara api yang beterbangan bermil-mil jauhnya, kami belum bisa memastikan kapan situasi akan terkendali. Keselamatan warga menjadi prioritas utama kami saat ini,” kata Francisco Martín.








