• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, November 2, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Catatan Sejarah 13 Februari: Permintaan Maaf Australia Kepada Suku Aborigin

Tim Redaksi by Tim Redaksi
13 Februari 2019
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – 13 Februari 2008, Pemerintah Australia akhirnya meminta maaf kepada masyarakat Aborigin. 

Sejak abad 19, kaum kulit putih datang ke Australia dan menganggap derajatnya lebih tinggi dari suku asli Australia, Aborigin. Mereka melakukan pembantaian kepada suku Aborigin dan menganggap Aborigin tak pantas hidup.

Kemudian, sejak tahun 1869 sampai 1969, para kulit putih Australia ini memisahkan anak-anak Aborigin dan menempatkan anak-anak ini dibawah pengawasan pemerintah. Dalam sebuah laporan, disebutkan jumlah anak Aborigin yang dipaksa berpisah dengan keluarganya ada 100.000 anak.

Nasib anak-anak Aborigin ini juga mengenaskan. Mereka tak hanya dipisahkan dari orangtuanya, namun juga mengalami penganiayaan, kekerasan fisik, hingga pemerkosaan.

Salah satu penelitian dari Human Rights dan Equal Opportunity Commission juga menuliskan bahwa anak-anak Aborigin mengalami kekerasan dan penyiksaa selama dibawah orang-orang kulit putih. Anak-anak Aborigin ini kemudian disebut generasi yang tercuri (stolen generations).

Perdana Menteri Australia, Kevin Rudd pada 13 Februari 2008 akhirnya menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Aborigin. Dia mengatakan bahwa permintaan maaf ini sebagai usaha menghilangkan noda besar dari jiwa Australia. (bpc2)

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Kuansing

Nenek 75 Tahun Digigit Buaya Saat Cuci Piring di Sungai Kuantan, Luka Korban Dijahit 20 Jahitan

...

Read moreDetails
5 Tempat Makan di Pekanbaru yang Populer dan Enak, Harganya Terjangkau

5 Tempat Makan di Pekanbaru yang Populer dan Enak, Harganya Terjangkau

Tak Hanya Cantik, Inilah 5 Manfaat Bunga Krisan untuk Kesehatan

Tak Hanya Cantik, Inilah 5 Manfaat Bunga Krisan untuk Kesehatan

iQoo Z11S Bawa Baterai Raksasa dan Android 16, Segini Harganya

iQoo Z11S Bawa Baterai Raksasa dan Android 16, Segini Harganya

Rekomendasi Skincare Wardah untuk Mengatasi Flek Hitam, Wajah Auto Glowing

Rekomendasi Skincare Wardah untuk Mengatasi Flek Hitam, Wajah Auto Glowing

Sandiaga Uno didesak mundir dari gerindra

Sandiaga Uno Borong 9,5 Juta Saham MUTU Senilai Rp999 Juta

Next Post

Tiga Perusahaan Logistik di Riau Gulung Tikar Akibat Kenaikan Tarif SMU

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.