• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Alasan Starbucks Disebut Pro-Israel dan Ikut Diboikot

Indri Maharani Zaneta by Indri Maharani Zaneta
12 November 2023
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM – Starbucks menjadi salah satu brand utama gerakan Boycott, Divestment, Sanctions (BDS) atau Boikot, Divestasi, Sanksi yang berlangsung secara global. Aksi boikot tersebut nampaknya mempengaruhi gerak saham PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) selaku induk dari PT MAP Boga Adiperkasa Tbk (MAPB) yang menjadi pengelola gerai Starbucks di Indonesia.

Saham MAPI dalam sebulan terakhir tercatat anjlok 19,60 persen atau 390 poin ke harga Rp 1.600 per lembar saham dari Rp 1.990 per lembar saham pada 6 Oktober 2023.

BDS sendiri adalah gerakan kebebasan, keadilan, dan kesetaraan yang dipimpin Palestina. BDS menjunjung tinggi prinsip sederhana bahwa warga Palestina berhak atas hak yang sama seperti umat manusia lainnya. BDS mengajak memboikot perusahaan Israel dan internasional yang terlibat dalam tindakan pelanggaran hak-hak Palestina.

Berdiri sejak 1971 di Seattle, AS, gerai Starbucks melakukan ekspansi global dengan sangat cepat dan singkat. Saat ini, sudah ada 35.711 gerai yang tersebar di seluruh dunia. Dituding mendukung Israel, ternyata Starbucks bangkrut membangun usahanya di negara yang dipimpin oleh Benjamin Netanyahu tersebut.

Tiga tahun setelah berkunjung ke Israel mantan chief executive officer (CEO) Starbucks Howard Schultz membuka Gerai Starbucks pertama di Tel Aviv, Israel pada September 2001. Awalnya, Starbucks berencana membuka 20 kedai di Israel pada tahun pertama operasinya. Untuk operasional kedai kopi itu berkerjasama dengan perusahaan bensin, Delek Israel Fuel Corporation (DIFC) yang memegang 80,5 persen saham.

Terlalu jumawa, Howard yakin kedai kopinya bisa membangun 80 kedai di kota-kota besar Israel dalam waktu empat tahun. Namun, ternyata mimpi tersebut hanya menjadi angan-angan, karena beberapa bulan setelah Starbucks meluncurkan kedai kopi pertamanya, penjualannya tercatat sangat buruk dan hampir seluruh toko Starbucks kosong.

Akibatnya, tak ada satupun toko yang mencatatkan keuntungan. Semuanya merugi. Kalnin dan Stroock mencatat kerugian Starbucks dari awal berdiri pada 2003 mencapai 6 juta dolar AS atau setara Rp 93 miliar di masa kini.

Starbucks juga pernah menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah mengirimkan sebagian keuntungan kepada pemerintah dan/atau tentara Israel. Starbucks menyatakan bahwa pihaknya mengakhiri kemitraan di Israel pada 2003 lalu karena tantangan operasional, bukan berdasarkan masalah politik. Menurut manajemen, seluruh keputusan bisnis tidak pernah berdasarkan isu politik.

Perihal gerakan memboikot, Starbucks dituduh mendukung Israel lantaran Starbucks menggugat serikat pekerjanya, Starbucks Workers United pada awal bulan ini setelah organisasi buruh tersebut mengunggah pesan yang sudah dihapus di X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, yang menyatakan solidaritas terhadap warga Palestina. Tagar #boycottstarbucks pun telah ditonton lebih dari 29 juta kali di Tiktok.

Starbucks menuduh serikat pekerja yang mewakili ribuan barista merusak merek dan membahayakan rekan kerja dengan tweet pro-Palestina. Serikat pekerja pun telah mengajukan gugatan balik terhadap Starbucks. Mereka menyebut gugatan tersebut sebagai upaya untuk merusak serikat pekerja dan melemahkan upaya pengorganisasian mereka.

Dalam pernyataan terpisah, Starbucks menegaskan bahwa pihaknya mengutuk tindakan terorisme, kebencian, dan kekerasan. Selain itu, manajemen kembali menyatakan ketidaksetujuan atas pandangan yang diungkapkan oleh Workers United. Menurut manajemen, seluruh pernyataan dan tindakan Workers United adalah tanggung jawab masing-masing tanpa melibatkan Starbucks secara keseluruhan.

“Starbucks kembali menyampaikan simpati terdalam kami kepada mereka yang terbunuh, terluka, terlantar, dan terkena dampak dari aksi teror yang keji dan tidak dapat diterima, meningkatnya kekerasan, dan kebencian terhadap orang-orang tak berdosa di Israel dan Gaza” tulis Starbucks dalam pernyataan resminya Oktober lalu.

“Sebagai penegasan, kami dengan tegas mengutuk tindakan terorisme, kebencian, dan kekerasan ini, dan tidak setuju dengan pernyataan dan pandangan yang diungkapkan oleh Workers United dan para anggotanya,” tulis manajemen Starbucks.

Pada 2014, Starbucks pernah secara resmi mengklarifikasi tudingan dukungan mereka terhadap Israel. Mereka menyatakan tidak mendukung gerakan politik atau agama tertentu. Starbucks menyebut sebagai perusahaan maupun individu di dalamanya termasuk Mantan CEO Howard Schultz tidak memberi dukungan dana bagi Israel. Diketahui, Howard telah mengundurkan diri pada September lalu.

”Strarbucks merupakan perusahaan publik. Segala bentuk sumbangan korporasi harus dilaporkan secara terbuka tiap tahunya,” demikian pernyataan resmi perusahaan minuman kopi internasional itu di laman resminya.

Tak hanya konflik Israel dan Palestina, Strabucks juga pernah membuat kontroversi dengan pernyataannya yang memberikan dukungan terhadap LGBT. Pada 2016 lalu, Marketing Communications & CSR Manager, PT Sari Coffee Indonesia, selaku pemegang lisensi Starbucks Indonesia, Yuti Resani, mengatakan pihaknya tetap menghargai keragaman dan kesetaraan dan berkomitmen sejalan dengan kebijakan manajemen Starbucks.

“Starbucks menghargai keragaman dan kesetaraan, dan kami berkomitmen untuk menyediakan lingkungan yang inklusif dan ramah untuk semua partners (pegawai Starbucks) dan pelanggan kami,” ujar Yuti kepada Republika.

Starbucks masuk ke Indonesia sejak 2001 setelah Starbucks menyeleksi 200 perusahaan calon mitra di Indonesia. PT Mitra Adi Perkasa Tbk (MAPI) terpilih menjadi mitra Starbucks. Melalui PT Sari Coffee Indonesia, Starbucks membuka dan mengoperasikan kedai kopi pertamanya berada di Plaza Indonesia, Jakarta.

Saat ini, Starbucks memiliki lebih dari 400 cabang di seluruh Indonesia, yang tersebar di berbagai kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Bali. Salah satu keunikan Starbucks di Indonesia adalah adaptasi menu. Meski tetap menyajikan minuman khas seperti Caramel Macchiato atau Frappuccino, Starbucks Indonesia juga menawarkan kreasi lokal. (republika/mj)

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Indri Maharani Zaneta

Indri Maharani Zaneta


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Pilihan

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

...

Read moreDetails
Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Next Post

Taklukan Lampung, Sumbar Tantang Riau di Final

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.