• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Catatan Sejarah 11 November: Lahirnya Pangeran Diponegoro

Tim Redaksi by Tim Redaksi
11 November 2019
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Perang Diponegoro yang berlangsung tahun 1825-1830 membuat kerugian besar bagi Belanda. Belanda harus menurunkan banyak pasukan dan biaya untuk perang ini.

Dikutip dari Wikipedia, Belanda menghabiskan 20 juta gulden untuk membiayai Perang Diponegoro. Jumlah pasukan yang dikerahkan juga sangat banyak, yakni mencapai 23.000 pasukan.

Untuk memadamkan Perang Diponegoro, Belanda menawarkan uang 50.000 gulden bagi siapa saja yang berhasil menangkap Pangeran Diponegoro.

Siapakah Pangeran Diponegoro?

Lahir di Yogyakarta, 11 November 1785, nama lahir Pangeran Diponegoro adalah Mustahar. Semasa kecil, namanya adalah Bendara Raden Mas Antawirya.

Pangeran Diponegoro adalah putera sulung Sultan Hamengkubawana III, dari selirnya yang bernama R.A. Mangkarawati.

Sebagai putera sulung, Sultan Hamengkubawana III berencana mengangkat Pangeran Diponegoro sebagai sultan selanjutnya. Namun, Pangeran Diponegoro menolak, karena statusnya hanya anak selir.

Daripada hidup mewah di keraton, Pangeran Diponegoro lebih memilih tinggal di Tegalrejo, dekat dengan rakyat. Dia memilih hidup yang dekat dengan keagaman.

Perang Diponegoro bermula saat Belanda memasang patok di tanah milik Pangeran Diponegoro. Perlawanan ini mendapatkan simpati rakyat, sehingga terjadilah Perang Diponegoro, yang meluas hingga seluruh wilayah Jawa. (bpc2)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama
Nasional

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

...

Read moreDetails
3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Pesan Besar dari Ekonom Riau di Balik Percepatan SAF Minyak Jelantah

Pesan Besar dari Ekonom Riau di Balik Percepatan SAF Minyak Jelantah

Next Post

Ada Kemungkinan Jabatan Pj Sekdaprov Riau Diperpanjang

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.