BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Senin, 29 Oktober 2018, pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT610 menuju Pangkal Pinang, diketahui jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat. Pesawat ini jatuh setelah 13 menit lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta. Seluruh penumpang dan kru yang berjumlah 189 orang meninggal dunia.
Tim SAR gabungan kemudian mengerahkan 5 helikopter, 63 kapal, dan puluhan ambulan untuk kepentingan evakuasi. Area pencarian juga telah diperluas 15 kilometer kanan kiri titik jatuh.
Dalam pencarian, tim SAR berhasil menemukan potongan tubuh korban, yang kemudian dibawa ke tim DVI untuk diidentifikasi.
Selain potongan tubuh korban, tim SAR juag mengumpulkan serpihan pesawat Lion Air JT610. Serpihan yang ditemukan diantaranya adalah kulit dan juga ban pesawat.
Kepala Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Soerjanto Tjahjono menyebutkan pengumuman hasil laporan penyebab jatuhnya Lion Air JT610 akan dilakukan pada akhir Oktober atau awal November 2019.
Dikatakan Soerjanto, saat ini penyelidikan sudah memasuki tahap akhir. Draf final hasil penyelidikan KNKT juga sudah diserahkan ke pihak-pihak terkait, termasuk ke badan penerbangan sipil Amerika Serikat (FAA), dan Dewan Keselamatan Transportasi AS (NTSB).
“Pengumuman soal hasil laporan akan kita lakukan pada akhir Oktober, atau awal November 2019,” ujar Soerjanto, dikutip dari CNN Indonesia. (bpc2)








