• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, Oktober 4, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Catatan Sejarah 18 Februari: Kelahiran Sisingamangaraja XII, Raja Batak Anti Belanda

Romi J. by Romi J.
18 Februari 2021
187
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Saat invasi Belanda ke Tanah Batak pada tahun 1878, Sisingamangara XII, Raja Bakara, langsung mengadakan perlawanan. Memiliki hubungan dekat dengan Kerajaan Aceh, Sisingamangaraja mengobarkan perang melawan Belanda.

Lahir di Bakara pada 18 Februari 1845, Sisingamangaraja XII memiliki nama kecil Patuan Bosar. Dia kemudian diberi gelar Ompu Pulo Batu, sehingga dikenal dengan nama Patuan Bosar Ompu Pulo Batu.

Dikutip dari wikipedia, Tahun 1877, perang bermula saat misionaris di Bahal Batu dan Silindung merasa terancam dan merasa akan diusir oleh Sisingamangaraja XII. Sang Raja dicatat menganut agama asli Batak, Parmalim.

Meskipun, di beberapa catatan lain, Sisingamangaraja XII disebutkan telah pindah agama menjadi seorang muslim.

6 Februari 1878, pasukan Belanda mulai tiba di Pearaja, tempat para penginjil. Kehadiran pasukan Belanda ini tak disukai Sisingamangaraja XII, yang menyatakan perang pada 16 Februari 1878.

Pasukan Sisingamangaraja mulai menyerang pasukan Belanda yang ada di Bahal Batu. Belanda kemudian mendatangkan pasukan tambahan dari Sibolga. Kemudian, serangan ke Bakara pun mulai dilakukan.

Bakara akhirnya dapat dikuasai secara penuh oleh Belanda pada 3 Mei 1878. Namun, Sisingamangaraja XII telah keluar dari istananya dan tetap melanjutkan perang dengan gerilya.

Perjuangan Sisingamangaraja XII terus berlansung hingga 17 Juni 1907. Dalam sebuah pertempuran di Bukit Lae Sibulbulen, Sisingamangaraja XII gugur setelah peluru Belanda pasukan Belanda menembus dadanya.

9 November 1961, Sisingamangaraja XII kemudian diangkat sebagai Pahlawan Nasional Indonesia. Namanya juga diabadikan menjadi nama jalan di kota-kota Indonesia. (bpc4)

Tags: anti belandaRaja bataksisingamangaraja ix
Share4Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita

Douwes Dekker, Seorang Belanda yang Cinta Indonesia, Anti-Belanda

...

Read moreDetails

Douwes Dekker, Belanda yang Cinta Indonesia, Anti-Belanda

Next Post

Man City Taklukkan Everton, Ini Klasemen Terbaru Liga Inggris

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.