• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Bunga Bangkai Raksasa Ini Diprediksi Mekar pada 3 Februari 2026

Bunga bangkai raksasa Amorphophallus titanum diprediksi mekar 3 Februari 2026 di Kebun Raya Bogor, terakhir mekar pada 2014.

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
2 Februari 2026
Bunga Bangkai Raksasa Ini Diprediksi Mekar pada 3 Februari 2026

Bunga bangkai raksasa Amorphophallus titanum.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS – Bunga bangkai raksasa Amorphophallus titanum diperkirakan akan mekar sempurna pada 3 Februari 2026 di Kebun Raya Bogor. Ini menjadi momen langka, karena terakhir kali bunga itu mekar pada 2014 silam.

Amorphophallus titanum merupakan tumbuhan endemik Sumatra yang kini berstatus Terancam Punah atau Endangered. Mekarnya bunga ini selalu menarik perhatian publik karena siklus mekarnya yang tidak menentu dan ukurannya yang spektakuler.

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria, telah melihat langsung kondisi bunga bangkai raksasa di Kebun Raya Bogor itu, dan ia mengatakan, tinggi bunga bangkai raksasa tercatat telah mencapai sekitar 120 sentimeter. Sementara itu, diameter kuncupnya berada di kisaran 21 sentimeter, menandakan fase pertumbuhan menuju masa mekar.

Arif Satria menjelaskan, Amorphophallus titanum termasuk spesies yang dilindungi dan masuk kategori Endangered Species menurut International Union for Conservation of Nature (IUCN).

“Di Kebun Raya Bogor terdapat sembilan jenis bunga bangkai yang telah ditanam sejak 1992 sebagai bagian dari upaya konservasi dan penelitian keanekaragaman hayati,” ujarnya.

Menurut Arif, pola pemekaran bunga bangkai raksasa hingga kini masih belum sepenuhnya dipahami. Siklus mekarnya tidak teratur, terkadang dua hingga tiga tahun sekali, bahkan bisa lebih lama seperti jeda sejak 2014 hingga 2026.

“Perkiraan kami, bunga ini akan mekar sekitar 3 Februari. Ini menjadi momen penting bagi para peneliti dan pecinta keanekaragaman hayati di Indonesia,” ujar Arif di sela kunjungannya.

Ia menilai peristiwa mekarnya bunga bangkai raksasa perlu disaksikan oleh masyarakat luas, terutama anak-anak, agar memahami betapa kayanya biodiversitas yang dimiliki Indonesia.

Menurut Arif, tidak banyak negara di dunia yang memiliki keanekaragaman hayati setinggi Indonesia. Sebagian kekayaan tersebut dapat dijumpai dan dipelajari melalui koleksi tanaman langka di Kebun Raya Bogor.

Ia juga menekankan Kebun Raya Bogor memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai pusat penelitian dan koleksi tanaman, tetapi juga sebagai sarana edukasi konservasi yang dikemas dalam konsep wisata edukatif.

Arif berharap, melalui pendekatan edukasi tersebut, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian keanekaragaman hayati dapat terus meningkat.

“Indonesia memiliki kekayaan hayati yang luar biasa. Kemampuan kita menjaga dan mengelola biodiversitas ini akan menentukan posisi Indonesia di mata dunia,” tegas Arif.***




 

Tags: insightlingkungan
Share4Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Ini Penjelasan Ahli Mengapa Karhutla di Lahan Gambut Sulit Dipadamkan
Berita Pilihan

Ini Penjelasan Ahli Mengapa Karhutla di Lahan Gambut Sulit Dipadamkan

...

Read moreDetails
Listrik Tersedia, Alam Terjaga, Melihat Lebih Dekat Biodiversity Safeguard di Lanskap Koto Panjang

Listrik Tersedia, Alam Terjaga, Melihat Lebih Dekat Biodiversity Safeguard di Lanskap Koto Panjang

Jikalahari Kritik Kunjungan Perdana Prabowo ke Riau, Dinilai Cuma Pindah Lokasi Rapat

Jikalahari Kritik Kunjungan Perdana Prabowo ke Riau, Dinilai Cuma Pindah Lokasi Rapat

111 Tersangka Karhutla di Riau, Jikalahari Pertanyakan: Korporasinya Mana?

111 Tersangka Karhutla di Riau, Jikalahari Pertanyakan: Korporasinya Mana?

Warga Dihimbau Tidak Terbangkan Drone Saat Heli Kopter Waterbombing Beroperasi

Warga Dihimbau Tidak Terbangkan Drone Saat Heli Kopter Waterbombing Beroperasi

Polusi Akibat Karhutla Riau, Status Udara di Pekanbaru Berbahaya

Polusi Akibat Karhutla Riau, Status Udara di Pekanbaru Berbahaya

Next Post

Tarif Ferry Berpotensi Naik, DPRD Meranti Tegaskan Harus Lewat Mekanisme Resmi

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.