BERTUAHPOS — Anjing jenis Koolie, bernama Bear, akhirnya pensiun. Dia pensiun secara terhormat, berjasa, dan diberi gelar pahlawan, setelah 10 tahun berjibaku di tengah hutan belantara Australia.
Anjing Bear dianggap pahlawan, setelah dirinya berhasil menyelamatkan lebih dari 100 koala yang terjebak dalam kepungan api dan asap beracun akibat kebakaran hutan di Australia pada akhir 2019-2020 lalu.
Dia mengakhiri masa tugasnya di usia 11 tahun, setelah mendedikasikan hidupnya sebagai detektif pencium aroma koala, terutama saat krisis kebakaran hutan hebat melanda Negeri Kanguru itu.
International Fund for Animal Welfare (IFAW) mencatat Bear sebagai salah satu anjing pionir yang dilatih khusus untuk melacak aroma bulu koala. Metode ini awalnya dianggap sebagai eksperimen yang penuh ketidakpastian dalam dunia konservasi.
“Tidak ada yang tahu apakah itu bisa dilakukan,” tulis Kepala Program IFAW, Josey Sharrad, dalam sebuah pernyataan tentang Bear pada 23 Maret 2026, sebagaimana dilansir Bertuahpos dari The Japan News.
Masa kecil Bear penuh tantangan. Dia hiperaktif. Pemilik sebelumnya sering jengkel dan kewalahan mengurus Bear, karena sering mengacak-acak ruangan dan merusak barang-barang.
Bear kemudian diterjunkan ke alam liar untuk misi penyelamatan spesies ikonik Australia.
“Dia benar-benar beralih dari menggerogoti dinding apartemen di Gold Coast hingga menjelajahi hutan belantara Australia dalam misi menyelamatkan spesies paling ikonik kita,” kata Sharrad.
Puncak dedikasi Bear terlihat jelas saat kebakaran hutan Black Summer, menghanguskan pesisir timur Australia pada akhir 2019 hingga awal 2020.
Di tengah kepulan asap beracun dan jutaan hektar lahan yang terbakar, Bear berhasil menemukan dan menyelamatkan lebih dari 100 ekor koala yang terjebak.
Berkat kepribadiannya yang ceria dan jasa luar biasanya, Bear pensiun dengan rentetan prestasi prestisius, termasuk gelar Hewan Terbaik Tahun Ini.
Kisah hidupnya bahkan telah diabadikan dalam film dokumenter “Bear: Koala Hero” dan buku berjudul “Bear to the Rescue.”
Pengaruh anjing ini jauh melampaui sekadar pelacakan di lapangan. Bear telah menjadi simbol global untuk isu lingkungan yang lebih besar.
“Dia telah menjadi duta yang tak kenal lelah untuk koala selama satu dekade,” ujar Mantan pengasuh Bear, Romane Cristescu.
“Dia meluluhkan hati banyak orang di seluruh dunia. Dia membuka banyak pintu sehingga kita dapat melakukan percakapan kritis dan sulit tentang perubahan iklim dan dampaknya terhadap koala yang terancam punah, serta begitu banyak spesies lainnya.”
Kini, sang detektif berkaki empat itu akan menikmati masa tuanya di kawasan Sunshine Coast bersama salah satu mantan pawangnya.
Tidak ada lagi hutan yang terbakar; hari-hari Bear kini hanya akan diisi dengan permainan lempar tangkap favoritnya dan belaian hangat di perutnya.***









