• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Waduh! Riau Kehilangan Rp 300 Triliun dari Perdagangan Ikan

Tim Redaksi by Tim Redaksi
9 Februari 2015
Share on FacebookShare on Twitter
BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Setiap tahun, Provinsi Riau kehilangan potensi pemasukan tidak kurang Rp 300 triliun, dari sektor perdagangan hasil tangkapan ikan. Padahal secara geografis Riau adalah negara ke 2 yang memiliki lepas pantai terkuat di dunia.
 

Kadis   Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Riau Ramli Walid mengakui potensi di sektor perdagangan, hingga saat ini masih terbengkalai. Sementara hasil potensi yang diperdagangkan ke luar negeri menjadi produk andalan untuk berbagai macam  produk makanan.
 

“Untuk di Riau saja kita lihat, ikan laut itu jadi barang mewah. Padahal di tempat kita banyak,” ujarnya, akhir pekan lalu.
 

Disperindag meyakini, perlu ada perbaikan sistem perdagangan agar hasil produk SDA ini juga bisa dinikmati oleh masyarakat pribumi.

 
Karena selama ini, banyak hasil dari ekpor ikan di perairan Riau yang tidak menghasilkan devisa untuk negara dan pajak. Selama ini, lanjut Ramli, motif yang muncul dari sistem dagang hasil tangkapan laut ini hanya sekedar meraup untung sebanyak-banyaknya.
 

Padahal potensi perdagangan ikan di dalam negeri sangat besar. Kerugian negera yang mencapai Rp. 300 triliun per tahun harus segera ditekan, jika masih menganggap potensi laut Riau masih berharga. Salah satunya dengan memperbaiki sistem perdagangan di pelabuhan. Karena selama ini, transaksi perdagangan harusnya terjadi di pelabuhan. (melba)

 

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Soal Perkara Suhardiman Amby, KPK Pastikan Sudah di Tahap Penuntutan
Hukum Kriminal

Soal Perkara Suhardiman Amby, KPK Pastikan Sudah di Tahap Penuntutan

...

Read moreDetails
Segera Disidangkan, Kasus Dugaan Suap Suhardiman Amby Masuk Tahap II

Segera Disidangkan, Kasus Dugaan Suap Suhardiman Amby Masuk Tahap II

Tingkatkan Literasi Digital, BRK Syariah Bekali Pimpinan tentang Penggunaan AI

Tingkatkan Literasi Digital, BRK Syariah Bekali Pimpinan tentang Penggunaan AI

Harga dan Spesifikasi Mitsubishi XForce, SUV Kompak Tangguh dengan Fitur Canggih

Harga dan Spesifikasi Mitsubishi XForce, SUV Kompak Tangguh dengan Fitur Canggih

Sepatu Sneaker Puma Wanita Speedcat Croco Pakai Kulit Sapi 98,12%

Sepatu Sneaker Puma Wanita Speedcat Croco Pakai Kulit Sapi 98,12%

35% Jalan Provinsi Riau Masih Kategori Tidak Mantap

35% Jalan Provinsi Riau Masih Kategori Tidak Mantap

Next Post

Wabup Minta Turap Jembatan Jumrah Diperbaiki

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.