• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Tarif Kereta Ekonomi Jarak Jauh Naik per September

Tim Redaksi by Tim Redaksi
20 Juni 2014
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, JAKARTA -  PT Kereta Api Indonesia menaikkan tarif tarif kereta api ekonomi jarak jauh dan menengah per 1 September 2014. Hal ini menyusul keputusan perusahaan tak lagi mensubsidi tarif kereta api ekonomi merespons pemotongan dana alokasi subsidi dari Rp 1,2 triliun menjadi Rp 871 miliar.

»Kami sepakat dengan pemerintah dengan adanya penyesuaian PSO (Public Service Obligation) ini, tarif ekonomi kembali normal seperti tahun lalu,” ujar Direktur Komersial KAI Bambang Eko Martono, di Stasiun Cikini, Jakarta, Kamis, 19 Juni 2014. Kesepakatan diambil setelah KAI menggelar rapat dengan pemerintah pada 10 Juni lalu.

Selain itu, Bambang juga menjamin pihaknya tidak akan mencabut subsidi kereta api lokal dan kereta api diesel (KRD) hingga 31 Desember 2014. Perseroan juga menjamin bahwa meski tarif naik, tarif reduksi untuk veteran, anggota TNI/Polri, lansia, anak-anak, wartawan, dan pegawai serta keluarga PT KAI tetap berlaku. (Baca: Tarif Kereta Ekonomi Turun)

Berikut daftar tarif baru kereta api kelas ekonomi jarak jauh dan menengah untuk tiap penumpang per 1 September 2014:

– KA Logawa dari Rp 50 ribu menjadi Rp 115 ribu

– KA Kertajaya dari Rp 50 ribu menjadi Rp 135 ribu

– KA Brantas dari Rp 55 ribu menjadi Rp 135 ribu

– KA Kahuripan dari Rp 50 ribu menjadi Rp 125 ribu

– KA Kutojaya Utara dari Rp 40 ribu menjadi Rp 90 ribu

– KA Bengawan dari Rp 50 ribu menjadi Rp 110 ribu

– KA Progo dari Rp 50 ribu menjadi Rp 100 ribu per

– KA Pasundan dari Rp 55 ribu menjadi Rp 130 ribu

– KA Sritanjung dari Rp 50 ribu menjadi rp 110 ribu

– KA GBMS dari Rp 55 ribu menjadi Rp 140 ribu per

– KA Matarmaja dari Rp 65 ribu menjadi Rp 150 ribu

– KA Tawangjaya dari Rp 45 ribu menjadi Rp 95 ribu

– KA Serayu dari Rp 35 ribu menjadi Rp 95 ribu per

– KA Kutojaya Selatan dari Rp 35 ribu menjadi Rp 70 ribu

– KA Tegal Arum dari Rp 25 ribu menjadi Rp 55 ribu

– KA Tawang Alun dari Rp 30 ribu menjadi Rp 65 ribu

– KA Rajabasa dari Rp 30 ribu menjadi Rp 65 ribu

– KA Buser/Serelo dari Rp 30 ribu menjadi Rp 55 ribu

– KA Putri Deli dari Rp 20 ribu menjadi Rp 45 ribu

– KA Siantar Ekspres dari Rp 20 ribu menjadi Rp 40 ribu

Sebelumnya, berdasarkan hasil rapat Komisi Perhubungan Dewan Perwakilan Rakyat pada Senin lalu, Menteri Perhubungan, E.E Mangindaan menyatakan anggaran kementeriannya dipangkas sebanyak Rp 4,36 triliun. Jumlah pemangkasan tersebut merupakan akumulasi dari tujuh unit kerja di bawah Kementerian Perhubungan, di mana Direktorat Jenderal Perkeretaapian dipotong anggarannya sejumlah Rp 1,3 triliun. (Baca: Ribuan Tiket Kereta Api Belum Dicetak)

Pemotongan anggaran tersebut kemudian disikapi Direktorat Jenderal Perkeretaapian dengan mengurangi besaran alokasi dana untuk Public Service Obligation (PSO) angkutan kereta api kelas ekonomi bersubsidi. Semula kontrak PSO per tanggal 3 Maret 2014 sebesar Rp 1,2 triliun dipotong sebanyak Rp 350 miliar sehingga menyisakan Rp 870 miliar untuk penyelenggaraan angkutan kereta kelas ekonomi jarak menengah dan jarak jauh.(Tempo)

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Pilihan

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

...

Read moreDetails
Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Next Post

Annas: Tua Begini Janda pun Masih Mau

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.