• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Rupiah masih dalam tren melemah

Tim Redaksi by Tim Redaksi
9 Agustus 2014
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, JAKARTA. Rupiah akhirnya menguat. Di pasar spot, pada Jumat (8/8), pasangan USD/IDR bergeser 0,14% ketimbang sehari sebelumnya menjadi 11.779. Dalam sepekan terakhir, rupiah terapresiasi 0,20% terhadap dollar AS.

Sedangkan mengacu kurs tengah Bank Indonesia, USD/IDR naik 0,47% daripada sehari sebelumnya menjadi 11.822. Namun, dalam sepekan rupiah sudah terpangkas 1,99%.

Senior Researcher and Analyst Monex Investindo Futures Daru Wibisono menilai, rupiah masih cenderung melemah. Rilis data ekonomi AS yang positif memunculkan spekulasi Bank Sentral AS (The Fed) mempercepat kenaikan suku bunga acuan. “Kemungkinan suku bunga akan dinaikkan lebih cepat melihat pemulihan ekonomi AS kian menguat,” kata Daru. Selain data ekonomi, dollar AS terdongkrak ketegangan geopolitik di beberapa negara, seperti Israel-Palestina, Irak dan Ukraina. Akibatnya, dollar AS menjadi incaran sebagai mata uang safe haven.

Data dalam negeri menjadi sentimen negatif bagi rupiah. Lihat saja, pertumbuhan domestik bruto (PDB) kuartal kedua sebesar 5,12%, atau lebih rendah daripada kuartal sebelumnya 5,2%. “Neraca perdagangan yang defisit juga membuat rupiah melemah,” kata Daru.

Sedangkan Sjarif Gunawan, Head of Global Sales Bank CIMB Niaga, menilai, pelemahan rupiah dan valuta negara lain terhadap dollar AS disebabkan risk aversion yang dipicu beberapa faktor. Faktor pemicu risk aversion antara lain, semakin kecilnya injeksi dana murah dari The Fed dan konflik di Ukraina dan Timur Tengah. “Pasangan USD/IDR diprediksi  di Rp 12.000 pada akhir 2014,” ujar Sjarif.

Sjarif menerka, sepekan ke depan rupiah masih melemah rentang Rp 11.600-Rp 11.900. Adapun Daru menebak rupiah tertekan di Rp 11.660- Rp 12.000 dalam sepekan.(Kontan)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Pilihan

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

...

Read moreDetails
Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Next Post

Persiapan HUT Riau Kacau, Peserta Meninggalkan Area Upacara

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.