• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Rupiah Kembali Diuji

Tim Redaksi by Tim Redaksi
24 Juli 2014
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, JAKARTA – Nilai tukar rupiah kembali diuji kekuatannya pada perdagangan Kamis (24/7/2014). Mata uang garuda masih berpotensi naik di tengah arah penguatan mata uang dollar AS.

Walaupun IMF kembali memangkas proyeksi PDB AS ke 1,7 persen secara tahunan untuk 2014, dollar index masih bertahan pada tren penguatannya. Penguatan dollar juga diikuti oleh naiknya yield US Treasury 10 tahun ke 2,47 persen.

Pagi ini ditunggu data HSBC Manufacturing PMI China yang diperkirakan membaik. Manufacturing PMI Zona Euro dan AS juga akan diumumkan malam nanti.

Euforia hasil pilpres berhasil membantu rupiah untuk memimpin penguatan di pasar Asia hingga Rabu (23/7/2014) sore. Penguatan tajam rupiah mulai menarik perhatian BI yang mengatakan akan melakukan intervensi jika rupiah semakin menjauh dari nilai fundamentalnya.

Menurut riset Samuel Sekuritas Indonesia, bagaimana pun dinamika politik masih akan menjadi topik utama pergerakan rupiah untuk beberapa waktu ke depan. “Pagi ini dorongan penguatan rupiah diperkirakan berkurang. Data PMI China yang baik pagi ini berpeluang menambah daya dorong penguatan mata uang Asia terhadap dollar AS,” tulisnya.

Sementara pada awal perdagangan Kamis pagi ini di pasar spot, seperti dikutip dari data Bloomberg, rupiah berada di zona merah. Hingga sekitar pukul 08.36 WIB, mata uang garuda ini melemah ke posisi Rp 11.533 per dollar AS, atau turun 0,22 persen dari penutupan kemarin pada 11.507,5.(kompas)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Pilihan

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

...

Read moreDetails
Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Next Post

Pemerintah Harus Menaikkan BBM Bersubsidi 40%

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.