• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 3, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Marak Penipuan Keuangan, OJK Bersama Pemerintah Luncurkan Kampanye Nasional Berantas Scam

OJK dan Satgas PASTI meluncurkan Kampanye Nasional Berantas Scam dan Keuangan Ilegal. Hingga Agustus 2025, tercatat 225 ribu laporan penipuan digital dengan kerugian Rp4,6 triliun.

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
20 Agustus 2025
Marak Penipuan Keuangan, OJK Bersama Pemerintah Luncurkan Kampanye Nasional Berantas Scam

Marak Penipuan Keuangan, OJK Bersama Pemerintah Luncurkan Kampanye Nasional Berantas Scam | Foto: Dok. OJK.

106
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Satgas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) resmi meluncurkan: Kampanye Nasional Berantas Scam dan Aktivitas Keuangan Ilegal di Jakarta, Selasa, 19 Agustus.

Kampanye ini digelar untuk memperkuat perlindungan masyarakat, meningkatkan kewaspadaan publik, dan menegaskan komitmen kolektif seluruh otoritas, kementerian/lembaga, serta industri jasa keuangan dalam menghadapi maraknya penipuan digital (scam) dan aktivitas keuangan ilegal yang merugikan.

Peluncuran dilakukan oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar bersama jajaran pejabat OJK, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Kepala BNPT Eddy Hartono, Kepala PPATK Ivan Yustiavandana, Kepala BSSN Nugroho Sulistyo Budi, serta Ketua AFTECH Pandu Sjahrir.

Turut hadir pula anggota Satgas PASTI yang terdiri dari 21 kementerian/lembaga, di antaranya Bank Indonesia, Kemendagri, Kemensos, Kemendag, Kejaksaan Agung, Kepolisian, hingga BIN.

Mahendra Siregar menegaskan bahwa kampanye nasional ini merupakan momentum penting untuk bersinergi menghadapi lonjakan kasus penipuan digital.

“Keberhasilan memberantas scam dan aktivitas keuangan ilegal hanya bisa dicapai dengan sinergi kuat, literasi luas, serta komitmen ekosistem. Melalui kampanye ini, kita ingin membangun ekosistem keuangan yang lebih aman, inklusif, dan berkeadilan,” ujarnya.

Menurut Mahendra, kepercayaan publik adalah fondasi utama dalam menjaga stabilitas sistem keuangan. Oleh karena itu, pencegahan dan penindakan terhadap scam harus dilakukan secara konsisten, kolaboratif, dan berkesinambungan.

Data Terkini Penipuan Digital

Indonesia AntiScam Center (IASC), pusat penanganan penipuan keuangan digital yang dibentuk OJK bersama Satgas PASTI, mencatat hingga 17 Agustus 2025 ada 225.281 laporan scam. Rinciannya, 139.512 laporan dari korban melalui pelaku usaha dan 85.769 laporan masuk langsung ke sistem IASC.

Sebanyak 359.733 rekening telah diverifikasi, dengan 72.145 rekening diblokir. Total kerugian korban mencapai Rp4,6 triliun, namun dana sebesar Rp349,3 miliar berhasil diblokir sebelum hilang.

Data ini menunjukkan betapa seriusnya ancaman scam terhadap masyarakat dan pentingnya kolaborasi antar-otoritas dalam mempercepat pemblokiran rekening serta pelacakan pelaku.

Komitmen Lintas Lembaga

Kepala Eksekutif OJK Friderica Widyasari Dewi menekankan literasi masyarakat sebagai benteng pertama melawan scam. “Ada tiga kunci utama, yaitu sinergi lintas sektor, edukasi publik, dan partisipasi masyarakat. Gerakan ini harus menjadi kolektif,” katanya.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menambahkan, kolaborasi pemerintah dan OJK sudah berjalan sejak hampir setahun lalu.

“Alhamdulillah hari ini Anti-Scam Center sudah beroperasi baik. Namun kesadaran masyarakat tetap penting, yaitu melindungi diri dan segera melapor bila terjadi penipuan,” tegas Meutya.

Kepala BSSN Nugroho Sulistyo Budi juga meminta korban scam segera melapor agar pelacakan akun dan URL bisa lebih cepat. Kepala BNPT Eddy Hartono menekankan pentingnya peran Satgas PASTI dalam mencegah aliran dana scam yang bisa digunakan untuk pendanaan terorisme.

Sementara itu, Ketua AFTECH Pandu Sjahrir menilai kolaborasi ini merupakan terobosan penting. “Masalah scam sudah menjadi persoalan sosial besar. Dukungan media sangat penting agar kampanye nasional ini berjalan optimal,” katanya.

Empat Langkah Satgas PASTI

Satgas PASTI menetapkan empat langkah utama dalam kampanye nasional ini:

  1. Pencegahan melalui literasi dan kampanye publik yang berkelanjutan.
  2. Percepatan penanganan laporan dengan strategi co-location di IASC untuk mempercepat pemblokiran rekening dan penyelamatan dana korban.
  3. Penegakan hukum melalui koordinasi erat dengan aparat penegak hukum.
  4. Kolaborasi internasional untuk menghadapi kejahatan keuangan lintas negara.

Kerja Sama Internasional

Sebagai bagian dari kampanye, OJK juga menggelar seminar internasional “Preventing and Combating Financial Scams” yang menghadirkan pembicara dari Singapore Police Force Anti-Scam Command dan UNODC. Tujuannya untuk memperluas kerja sama global, mengadopsi praktik terbaik, serta meningkatkan kapasitas nasional dalam memerangi scam lintas batas.

Dengan peluncuran kampanye nasional ini, OJK berharap tercipta ekosistem keuangan yang lebih aman, masyarakat lebih waspada, serta kolaborasi lintas sektor semakin efektif dalam memberantas penipuan digital.***

Tags: finansialkeuangan digitalnasionalOjkPenipuan
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Penipuan Online Rugikan Masyarakat Rp9,1 Triliun, Ini Modus yang Mendominasi
Teknologi

Penipuan Online Rugikan Masyarakat Rp9,1 Triliun, Ini Modus yang Mendominasi

...

Read moreDetails
Calon Direksi BRK Syariah Segera Diajukan ke OJK

Calon Direksi BRK Syariah Segera Diajukan ke OJK

Berikut 5 Nama Direksi, Dirut dan Komisaris Hasil RUPS PT BRK Syariah

Berikut 5 Nama Direksi, Dirut dan Komisaris Hasil RUPS PT BRK Syariah

Foto grafis: Bertuahpos

OJK Buka Ruang Perluasan Dana Pensiun di Tengah Bonus Demografi

Asuransi Harta Benda Dominasi Premi Industri Asuransi Umum

Asuransi Harta Benda Dominasi Premi Industri Asuransi Umum

Organisasi Nelayan Kritik Kebijakan Perikanan Indonesia di SSF Summit Roma

Organisasi Nelayan Kritik Kebijakan Perikanan Indonesia di SSF Summit Roma

Next Post
Ekspor AC Indonesia Kuartal I 2025 Naik 118,9%

Ekspor AC Indonesia Kuartal I 2025 Naik 118,9%

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.