• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 7, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

HARGA EMAS Diprediksi Terus Anjlok Di Bawah US$1.100 Tahun Ini

Tim Redaksi by Tim Redaksi
17 Mei 2013
emas hantam
104
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

BERTUAHPOS.COM, JAKARTA–Harga emas, yang turun 17% sejak Januari, diprediksi terus turun hingga 20% tahun ini setelah inflasi tidak kunjung melambat di tengah menguatnya risiko ancaman perlambatan ekonomi global.

“Emas akan diperdagangkan pada harga US$1.100 per ons dalam satu tahun dan di bawah US$1.000 dalam 5 tahun,” ujar Ric Deverell, Kepala Riset Komoditas Credit Suisse Group AG.

Namun, lanjutnya,  harga yang rendah tersebut diduga tidak akan menjadi daya tarik bagi bank sentral untuk melakukan pembelian.

Data International Monetary Fund (IMF) menunjukkan cadangan emas yang dikuasai sejumlah bank sentral secara keseluruhan meningkat ke level tertinggi dalam 8 tahun setelah Rusia, Kazakhstan hingga kawasan Mongolia meningkatkan cadangan mereka,

“Harga emas akan terpukul,” ujar Deverell seperti dikutip Bloombereg, Jumat (17/5/2013).

Menurutnya, kebutuhan untuk membeli emas guna melindungi kekayaan turun dan kemungkinan inflasi dalam satu sampai tiga tahun menipis.

Para investor kehilangan kepercayaan pada nilai tradisional meski bank sentral terus mencetak uang untuk skala yang tidak pernah terjadi sebelumnya.

“Emas telah menjadi “banteng luka”, tutur laporan Credit Suisse. (bisnis.com)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Rekomendasi 4 HP Samsung dengan Baterai Besar dan Dukungan Fast Charging
Teknologi

Rekomendasi 4 HP Samsung dengan Baterai Besar dan Dukungan Fast Charging

...

Read moreDetails
Spesifikasi dan Harga Laptop Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition Gen 11

Spesifikasi dan Harga Laptop Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition Gen 11

Selain Teluk Penyu, Inilah Tempat Wisata di Cilacap yang Wajib Kamu Kunjungi

Selain Teluk Penyu, Inilah Tempat Wisata di Cilacap yang Wajib Kamu Kunjungi

Tempuh Jalur Kasasi, Selain Penjara, Abdul Wahid Wajib Bayar Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

Tempuh Jalur Kasasi, Selain Penjara, Abdul Wahid Wajib Bayar Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

Rekomendasi 4 Toner untuk Mencerahkan Wajah dan Meratakan Warna Kulit

Rekomendasi 4 Toner untuk Mencerahkan Wajah dan Meratakan Warna Kulit

Suda Ada Diler di Pekanbaru, Geely EX2 Resmi Dijual Mulai Rp239,9 Juta di Indonesia

Suda Ada Diler di Pekanbaru, Geely EX2 Resmi Dijual Mulai Rp239,9 Juta di Indonesia

Next Post
IHSG

PREDIKSI IHSG: Profit Taking Berlanjut, Inilah 13 Saham Layak Beli

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.