Anggaran Perjalanan Dinas Rp 32 Triliun

Selasa, 22 Oktober 2013 16:35


BERTUAHPOS.COM, JAKARTA – Plt Dirjen Anggaran Kemenkeu Askolani mengatakan pemangkasan tetap akan dilakukan secara hati-hati. Harus ada pembahasan yang matang, meskipun ini hanya soal perjalanan dinas.

“Soalnya melihatnya harus detail, hati-hati dong. Jangan asal pangkas saja. Nanti salah pangkas. Semua itu kan harus direncanakan, dihitung dengan baik, jangan buru-buru semua,” ungkapnya di Gedung Djuanda, Kemenkeu, Jakarta, Selasa (22/10/2013).

Advertisement

Askolani belum dapat memperkirakan berapa anggaran yang akan dipangkas. Namun, Ia memastikan pemangkasan akan dilakukan seoptimalkan mungkin.

“Belum tahu, kan baru akan di-review kembali. Kemungkinan nanti, kita ada dua kesepakatan. Satu, dengan Banggar, bahwa komisi-komisi akan melihat lagi di masing-masing KL. Tapi setelah itu pemerintah juga akan melihat lagi setelah UU APBN ditetapkan, akan mereview kembali juga,” jelasnya.

Baca: Harga Elpiji 12 Kg Disiapkan Naik 5 Kali Hingga 2016

Askolani menambahkan perhitungan perjalanan dinas sebesar Rp 32 triliun, sudah termasuk di dalamnya anggaran konsinyering sebesar Rp 8 triliun. Sebelumnya konsinyering masuk dalam anggaran belanja barang.

“Sebelumnya masuk belanja barang. Ini kan tinggal masalah pendefinisian. Kalau masuk anggaran perjalanan dinas, seolah-olah jadi Rp 32 triliun, padahal sebenarnya nggak. Perjalanan dinas itu sebetulnya hanya Rp 24 triliun. Yang konsinyeringnya, yang satu paket dengan perjalanan dinas, itu masuk belanja barang,” paparnya.(detik.com)