• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 17, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Ada Dugaan “Main Bunga” di Balik Mengendapnya Rp653 Triliun Dana Pemerintah

Menkeu Purbaya curiga ada praktik main bunga di balik dana pemerintah Rp653,4 triliun yang mengendap di perbankan hingga Agustus 2025.

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
17 Oktober 2025
Ada Dugaan “Main Bunga" di Balik Mengendapnya Rp653 Triliun Dana Pemerintah. Penjelasan Sederhana BI soal Nilai Tukar Rupiah Melemah

Rupiah.

111
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS — Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, curiga adanya praktik “main bunga” di balik dana pemerintah mengendap di perbankan sebesar Rp653,4 triliun hingga Agustus 2025.

Uang tersebut, kata Purbaya, berasal dari pemerintah pusat dan daerah, berdasarkan data Kementerian Keuangan.

Kecurigaan itu diungkapkan Purbaya saat menutup acara 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Kamis, 16 Oktober 2025.

Menurutnya, fenomena tersebut menunjukkan lemahnya optimalisasi belanja pemerintah di semua level, dan dana mengendap sebesar itu tidak bisa dibiarkan.

“Saya masih investigasi asal uangnya. Anak buah saya bilang tidak tahu, tapi saya tidak percaya,” ujar Purbaya kepada wartawan.

Berdasarkan data Kemenkeu, simpanan pemerintah di bank umum menembus Rp653,4 triliun, tertinggi sepanjang 2021–2025.

Angka ini melampaui posisi akhir tahun sebelumnya dan mencerminkan rendahnya realisasi belanja publik.

Purbaya menduga uang tersebut sengaja ditempatkan di bank untuk memperoleh bunga. “Ada kecurigaan mereka main bunga,” katanya, menekankan bahwa potensi penyimpangan sedang ditelusuri secara serius.

Menurut Purbaya, menaruh dana sebesar itu di deposito justru merugikan negara karena bunga yang diterima lebih rendah dari biaya bunga surat utang negara.

“Return bank lebih rendah dari bunga obligasi. Kalau begitu saya rugi,” ungkapnya.

Dia akan mengambil langkah mengaudit seluruh simpanan pemerintah, baik milik pusat maupun daerah, termasuk yang berada di bank swasta, Himbara, maupun di Bank Indonesia (BI). Pemeriksaan juga akan mencakup dana abadi seperti LPDP.

Data per Agustus 2025 mencatat, simpanan pemerintah pusat mencapai Rp399 triliun, terdiri atas giro Rp168,5 triliun, tabungan Rp2,4 triliun, dan deposito Rp228,1 triliun. Sementara simpanan pemerintah daerah mencapai Rp254,3 triliun.

Adapun berdasarkan jenis simpanan, Rp357,4 triliun berbentuk giro, Rp10,4 triliun tabungan, dan Rp285,6 triliun simpanan berjangka.

Di sisi lain, simpanan pemerintah di BI mencapai Rp450,5 triliun pada Agustus namun turun drastis menjadi Rp238,9 triliun pada September 2025 setelah pemindahan dana Rp200 triliun ke lima Himbara.

Purbaya menegaskan bahwa langkah investigasi ini akan menjadi prioritas utama untuk memastikan setiap rupiah uang negara bekerja produktif dan tidak mengendap sia-sia di perbankan.***

Tags: nasionalpemerintahan
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

APBD Perubahan 2026 Tunggu Evaluasi Kemendagri
Regional

APBD Perubahan 2026 Tunggu Evaluasi Kemendagri

...

Read moreDetails
Organisasi Nelayan Kritik Kebijakan Perikanan Indonesia di SSF Summit Roma

Organisasi Nelayan Kritik Kebijakan Perikanan Indonesia di SSF Summit Roma

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Petugas Disulitkan dengan Kendala Ini saat Atasi Karhutla Kerumutan

Petugas Disulitkan dengan Kendala Ini saat Atasi Karhutla Kerumutan

Pemprov Riau Perkuat Upaya Pengendalian Karhutla di Kerumutan

Pemprov Riau Perkuat Upaya Pengendalian Karhutla di Kerumutan

Jumhur Hidayat Sebut Perdagangan Karbon Jadi Nggak Oke Jika Masyarakat Tidak Sejahtera

Jumhur Hidayat Sebut Perdagangan Karbon Jadi Nggak Oke Jika Masyarakat Tidak Sejahtera

Next Post
Vivo X300 Pro Hadir dengan Inovasi Lintas Ekosistem

Vivo X300 Pro Hadir dengan Inovasi Lintas Ekosistem

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.