• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Tata Kelola Ekspor dan SDA Disebut Biang Kerok Tekanan Saham Indonesia, Ini Respon CEO Danantara

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
22 Mei 2026
Tata Kelola Ekspor dan SDA Disebut Biang Kerok Tekanan Saham Indonesia, Ini Respon CEO Danantara

Menteri Investasi Rosan Roeslani | Foto: Biro pers Istana.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani, menegaskan tata kelola ekspor merupakan upaya pemerintah untuk memperkuat ekonomi domestik.

Hal ini disampaikan Rosan, sebagai respon atas isu bahwa kebijakan baru tata kelola ekspor dan SDA, menjadi pemicu tekanan terhadap pasar saham Indonesia saat ini

“Kita harus lihat secara utuh manfaat dan tujuan kebijakan ini, jangan hanya fokus ke sentimen jangka pendek,” kata Rosan, seperti dikutup dari Investor.id, Jumat, 22 Mei 2026.

Rosan mengatakan pemerintah merancang tata kelola ekspor sumber daya alam untuk meningkatkan transparansi dan nilai tambah komoditas Indonesia.

“Intinya untuk memperkuat fondasi ekonomi kita lewat pengelolaan yang lebih baik sehingga manfaatnya terasa bagi industri dan pelaku usaha lokal,” ujarnya.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto sudah memaparkan tujuan aturan tersebut kepada publik, menurut Rosan.

Ia menilai penjelasan seperti itu penting, agar masyarakat dan pelaku pasar memahami arah kebijakan tata kelola ekspor.

Meski demikian, Rosan mengakui pasar saham dan IHSG mengalami tekanan beberapa waktu terakhir yang dipengaruhi isu tata kelola ekspor.

Namun, kata dia, sentimen itu memperkuat pergerakan investor asing terhadap saham-saham tertentu.

Rosan menegaskan tekanan pasar lebih disebabkan faktor eksternal dan technical trading, termasuk rebalancing indeks MSCI yang berlangsung hingga akhir bulan.

“Faktor teknikal dan persepsi pasar sementara lebih dominan daripada perubahan fundamental ekonomi,” kata Rosan.

Dia mengimbau investor melihat peluang dengan pendekatan jangka panjang agar bisa menikmati pemulihan dan pertumbuhan nilai investasi.

Rosan optimistis fundamental ekonomi Indonesia tetap solid dan mampu menopang kinerja pasar modal ke depan.

Rosan juga meminta media dan analis menyajikan informasi kebijakan tata kelola ekspor secara komprehensif agar tidak memicu mispersepsi.

Dengan informasi yang lengkap, menurut dia, keputusan pelaku pasar akan lebih rasional dan pasar modal bisa kembali stabil.

Rosan menutup pernyataannya dengan mengajak pelaku usaha dan investor bersinergi mendukung tata kelola ekspor yang berorientasi pada peningkatan nilai tambah.

“Kalau kita fokus pada investasi jangka panjang, saya yakin kinerjanya akan terus membaik,” tutup Rosan.

Tags: ekonominasionalsaham
Share4Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Pasar Kodim Pekanbaru Sepi, Kios Barang Bekas Banyak Tutup
Ekonomi

Pasar Kodim Pekanbaru Sepi, Kios Barang Bekas Banyak Tutup

...

Read moreDetails
Organisasi Nelayan Kritik Kebijakan Perikanan Indonesia di SSF Summit Roma

Organisasi Nelayan Kritik Kebijakan Perikanan Indonesia di SSF Summit Roma

Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah

Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah

Dokter Minta Keringanan Pajak, IDI Usul PPh Final Maksimal 1%

Dokter Minta Keringanan Pajak, IDI Usul PPh Final Maksimal 1%

13 BPR Ditutup OJK Sepanjang 2026, LPS Siapkan Skema Penjaminan

13 BPR Ditutup OJK Sepanjang 2026, LPS Siapkan Skema Penjaminan

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Next Post
Populasi Kerbau Sumbar Naik 6,7%

Populasi Kerbau Sumbar Naik 6,7%

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.