• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 3, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Target Inflasi 2026 Bisa Goyah akibat Harga Pangan Bergejolak

Pedrianto by Pedrianto
15 Juli 2026
Target Inflasi 2026 Bisa Goyah akibat Harga Pangan Bergejolak

Target Inflasi 2026 Bisa Goyah akibat Harga Pangan Bergejolak | Foto Grafis: Bertuahpos / Melba

179
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Harga pangan yang terus bergejolak mengancam target inflasi Indonesia direntang 2,5±1% setelah inflasi tahunan Juni 2026 mencapai 3,34%. Pemerintah meningkatkan kewaspadaan pada komoditas volatile food seperti bawang putih, cabai, dan minyak goreng yang berpotensi mendorong kenaikan lebih lanjut.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemantauan ketat terhadap harga komoditas pangan strategis harus terus dilakukan. Kelompok volatile food masih menjadi ancaman utama bagi stabilitas inflasi nasional.

“Kita melihat beberapa komoditas yang bisa mempengaruhi kenaikan inflasi. Volatile food termasuk bawang putih itu perlu ditangani secara baik,” ujar Airlangga di Jakarta, Selasa, 14 Juli 2026.

Badan Pusat Statistik mencatat inflasi tahunan pada Juni 2026 berada di level 3,34%, masih dalam rentang sasaran pemerintah. Komponen harga bergejolak mencatat inflasi tahunan 5,58% dengan andil 0,91% terhadap inflasi nasional.

Komoditas paling besar menyumbang kenaikan harga antara lain beras, cabai merah, daging ayam ras, cabai rawit, dan bawang merah. Pemerintah juga mencermati pergerakan harga emas yang sempat melonjak namun kini mulai turun.

Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri mengungkapkan, Kemendag memantau harga dan ketersediaan komoditas melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok. Tujuannya menjaga kelancaran distribusi agar harga kebutuhan pokok tetap terkendali.

Bawang putih menjadi perhatian khusus karena masih bergantung pada impor. Percepatan realisasi impor dinilai menjadi langkah krusial untuk menjaga stabilitas pasokan di dalam negeri.

“Kita berupaya agar penyalurannya maksimal, lalu percepatan realisasi impor juga harus kita pantau. Mudah-mudahan itu menjadi solusi yang konkret,” tutur Dyah.

Harga Minyakita juga menjadi sorotan karena masih bertengger di kisaran Rp16.000 per liter, di atas HET Rp15.700. Kemendag akan mengoptimalkan Permendag Nomor 43 Tahun 2025 yang mewajibkan 35% distribusi minyak goreng rakyat melalui BUMN Pangan.

“Harapannya penyalurannya bisa maksimal sehingga pasar rakyat stoknya aman. Ini salah satu upaya kami untuk daerah-daerah yang berpotensi inflasi meningkat karena kendala distribusi,” jelas Dyah.

Tags: ekonomiinflasinasional
Share4Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Pedrianto

Pedrianto


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke eMail: redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Organisasi Nelayan Kritik Kebijakan Perikanan Indonesia di SSF Summit Roma
Nasional

Organisasi Nelayan Kritik Kebijakan Perikanan Indonesia di SSF Summit Roma

...

Read moreDetails
Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah

Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah

Dokter Minta Keringanan Pajak, IDI Usul PPh Final Maksimal 1%

Dokter Minta Keringanan Pajak, IDI Usul PPh Final Maksimal 1%

13 BPR Ditutup OJK Sepanjang 2026, LPS Siapkan Skema Penjaminan

13 BPR Ditutup OJK Sepanjang 2026, LPS Siapkan Skema Penjaminan

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi

Defisit Transaksi Berjalan Tembus 3,3%, OJK: Sektor Keuangan Tetap Stabil

Proyeksi Inflasi 2026 Capai 3,13%, El Nino Godzilla Jadi Risiko Terbesar

Proyeksi Inflasi 2026 Capai 3,13%, El Nino Godzilla Jadi Risiko Terbesar

Next Post
ASUS ROG Zephyrus Duo 2026 GX651 Resmi Meluncur di Indonesia, Layar OLED dan Fitur AI Terbaik

ASUS ROG Zephyrus Duo 2026 GX651 Resmi Meluncur di Indonesia, Layar OLED dan Fitur AI Terbaik

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.