BERTUAHPOS.COM — Pemerintah Provinsi Riau tengah fokus melakukan pembenahan BUMD Riau melalui penerapan Good Corporate Governance untuk memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD). Evaluasi kinerja komisaris dan direksi terus dilakukan guna memastikan perusahaan daerah semakin sehat, transparan, dan berdaya saing.
Menurut Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, pembenahan BUMD menjadi salah satu prioritas dalam membangun fondasi fiskal daerah yang lebih kuat. Penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik didorong agar BUMD Riau mampu meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
“Pembenahan BUMD menjadi salah satu fokus Pemerintah Provinsi Riau dalam memperkuat pendapatan daerah dan meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Kami terus mendorong penerapan tata kelola yang profesional, transparan, dan akuntabel,” ujarnya kepada Bertuahpos di Pekanbaru, Selasa, 14 Juli 2026.
Dia menyebut, evaluasi terhadap arah dan kinerja jajaran komisaris dilakukan secara berkala untuk meningkatkan profesionalisme perusahaan daerah. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat kontribusi BUMD Riau terhadap pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Selain itu, perbaikan tata kelola keuangan menjadi bagian integral dari strategi penguatan BUMD Riau. Pemerintah Provinsi Riau menargetkan perusahaan daerah mampu bersaing di pasar regional sekaligus memperluas cakupan layanan publik.
“Kami ingin BUMD Riau menjadi motor penggerak ekonomi daerah yang efisien dan akuntabel. Evaluasi berkala adalah kunci memastikan tata kelola berjalan sesuai prinsip GCG,” ujar Syahrial.
Peningkatan kinerja BUMD Riau juga diarahkan untuk mendorong pertumbuhan pendapatan asli daerah secara signifikan. Kontribusi perusahaan daerah terhadap fiskal diproyeksikan terus tumbuh seiring perbaikan tata kelola yang berkelanjutan.
“Dengan BUMD yang sehat dan berdaya saing, fondasi fiskal daerah akan semakin kokoh. Pembangunan pun dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan,” tegas Syahrial.









