BERTUAHPOS.COM — Realisasi pajak daerah Riau tembus Rp1,63 triliun atau 40,86% dari target APBD 2026. Angka ini naik Rp102 miliar atau 6,7% dibanding periode yang sama pada 2025.
Plt Gubernur Riau SF Hariyanto dalam laporannya menjelaskan, kinerja fiskal semester I tahun 2026 menunjukkan tren positif. Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) menjadi kontributor utama dengan realisasi hampir separuh target.
“PBBKB telah terealisasi Rp722,48 miliar dari target Rp1,45 triliun atau mencapai 49,68 persen,” ujarnya, Rabu, 8 Juli 2026, di Pekanbaru.
Sementara itu, Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) menyusul dengan realisasi Rp428,83 miliar dari target Rp1,05 triliun. Capaian ini setara 40,77 persen dan menjadi penopang kedua terbesar.
Lalu, untuk Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) tercatat mencapai 32,45 persen dengan realisasi Rp283,83 miliar. Sementara Pajak Rokok mencatat realisasi Rp170,72 miliar atau 31,05 persen dari target Rp549,80 miliar.
“Sedangkan untuk Pajak Air Permukaan capaiannya di 42,62 persen atau Rp22,86 miliar dari target Rp53,63 miliar. Seluruh komponen pajak menunjukkan pertumbuhan positif,” jelasnya.
SF Hariyanto menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Riau optimistis target pajak daerah dapat tercapai dengan akselerasi pada semester kedua. “Basis konsumsi yang kuat menjadi pendorong utama penerimaan daerah,” ujarnya.









