• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Dukung Pertumbuhan Ekonomi Baru, Proyek Fly Over Simpang Panam Dimulai Tahun Depan

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
23 Juli 2026
Proyek Fly Over Simpang Panam Dimulai Tahun Depan

Foto Grafis: Ilustrasi / dari gambar DED BPJN

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Pemerintah Provinsi Riau menyatakan proyek pembangunan Fly Over Simpang Panam, Pekanbaru, akan dimulai pada 2027.

Infrastruktur pendukung ini dipercaya dapat mengurai kemacetan kronis di perbatasan Pekanbaru-Kampar itu. Adapun jembatan layang yang akan dibangun sepanjang 644 meter dan ditargetkan menjadi ikon baru sekaligus penggerak efisiensi logistik di jalur ekonomi utama.

Pemprov Riau bertanggung jawab untuk menuntaskan pembebasan lahan paling lambat akhir 2026. Pembebasan lahan menjadi faktor kunci agar pembangunan konstruksi bisa cepat di mulai. Fly Over Simpang Panam akan dibangun dengan dana APBN melalui Kementerian Pekerjaan Umum.

“Flyover ini nantinya bisa menjadi ikon strategis di Riau. Kami berharap pihak kebudayaan dapat memberikan masukan terkait ornamen Melayu yang akan dibuat di flyover ini,” ujar Kepala BPJN Riau Yohanis Tulak Todingrara di Kantor Gubernur Riau, Rabu, 22 Juli 2026, di Pekanbaru.

Simpang Panam merupakan titik pertemuan arus kendaraan dari Jalan HR Soebrantas menuju Kabupaten Kampar dan jalur Garuda Sakti menuju Kubang Raya. Kepadatan lalu lintas di simpang empat ini mencapai puncak pada jam sibuk pagi dan sore hari, apalagi saat ruas Tol Pekanbaru-Padang efektif beroperasi nantinya.

Menurut data BPJN Riau, volume kendaraan harian di Simpang Panam melampaui 60.000 unit pada 2025. Proyeksi pertumbuhan lalu lintas 7 persen per tahun membuat flyover menjadi kebutuhan mendesak untuk mencegah kelumpuhan total konektivitas antarwilayah.

“Dimensi flyover disesuaikan dengan kebutuhan lalu lintas serta rencana pengembangan kawasan. Ornamen Melayu akan menjadi elemen estetika yang memperkuat identitas lokal,” kata Yohanis.

Pengaturan arus lalu lintas pasca-operasi flyover dirancang untuk mengurangi titik konflik kendaraan. Kendaraan dari arah HR Soebrantas menuju Kampar yang belok kiri dapat langsung melintas, sedangkan yang belok kanan mengikuti rambu lalu lintas terpadu.

Sistem serupa berlaku untuk kendaraan dari arah perbatasan Kampar menuju Garuda Sakti. Pola ini diharapkan memangkas waktu tempuh hingga 40 persen sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

“Untuk pembebasan lahan akan kita tuntaskan paling lama akhir tahun 2026. Kalau ada permasalahan, akan kita bahas langsung ke pusat agar target 2027 pembangunan sudah bisa dimulai,” kata Plt Gubernur Riau SF Hariyanto.

Infrastruktur itu akan mengakomodir rencana pengembangan kawasan Simpang Panam sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di perbatasan dua wilayah administratif.

Kehadiran fly over akan mendorong kenaikan nilai properti di radius dua kilometer sekaligus mempercepat mobilitas barang dan jasa. Sektor perdagangan dan jasa di sepanjang koridor diperkirakan tumbuh 15 persen pasca-operasi.

Pemerintah pusat telah mengalokasikan anggaran konstruksi melalui skema tahun jamak 2027-2028. BPJN Riau menargetkan penyelesaian fisik flyover dalam 18 bulan sejak groundbreaking.

“Harapan ke depannya, kolaborasi daerah dan pusat ini bisa membangun Provinsi Riau lebih baik. Flyover ini bukan sekadar infrastruktur transportasi, melainkan simbol kemajuan dan kebanggaan masyarakat Riau,” tutup SF Hariyanto.

Tags: ekonomiinfrastrukturRegional
Share4Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Inilah Ruang Setara
Berita Video

Inilah Ruang Setara

...

Read moreDetails
Pasar Kodim Pekanbaru Sepi, Kios Barang Bekas Banyak Tutup

Pasar Kodim Pekanbaru Sepi, Kios Barang Bekas Banyak Tutup

Naik Rp214,7 Miliar, APBD Perubahan Pekanbaru 2026 Jadi Rp3,2 Triliun

Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah

Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah

Dokter Minta Keringanan Pajak, IDI Usul PPh Final Maksimal 1%

Dokter Minta Keringanan Pajak, IDI Usul PPh Final Maksimal 1%

13 BPR Ditutup OJK Sepanjang 2026, LPS Siapkan Skema Penjaminan

13 BPR Ditutup OJK Sepanjang 2026, LPS Siapkan Skema Penjaminan

Next Post
Toyota New Veloz Hybrid EV 2026, MPV 7 Seater dengan Konsumsi BBM 28,9 Km per Liter 

Toyota New Veloz Hybrid EV 2026, MPV 7 Seater dengan Konsumsi BBM 28,9 Km per Liter 

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.