• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 22, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Prabowo Tantang MSCI, IHSG Sempat Anjlok hingga 11,6%

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
22 Oktober 2026
Prabowo Tantang MSCI, IHSG Sempat Anjlok hingga 11,6%

Presiden Prabowo Subianto

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah Indonesia tidak akan gentar menghadapi tekanan dari Morgan Stanley Capital International (MSCI), penyedia indeks pasar saham asal Amerika Serikat.

Pernyataan itu muncul di tengah gejolak pasar modal setelah MSCI membuka konsultasi mengenai kemungkinan penurunan status Indonesia dari pasar berkembang menjadi pasar mandiri, yang diikuti penurunan tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Sikap itu disampaikan Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu 21 Oktober 2026. Dalam rapat yang digelar untuk memperingati 2 tahun pemerintahan Prabowo-Gibran itu, ia juga menyinggung berbagai tantangan yang dihadapi pemerintah serta kemungkinan penerapan penghematan anggaran lebih besar.

“MSCI, dia mau takut-takuti kita. Saya hanya katakan kepada MSCI, bangsa Indonesia tidak takut siapapun, dan tidak akan gentar,” ujar Prabowo.

Di sisi lain, investor pasar modal menghadapi ketidakpastian mengenai posisi Indonesia dalam klasifikasi pasar global. MSCI mengumumkan konsultasi resmi untuk menilai apakah status Indonesia sebagai emerging market atau pasar berkembang akan diturunkan menjadi stand-alone market atau pasar mandiri.

MSCI menyoroti sejumlah persoalan struktural di pasar saham Indonesia sebagai dasar konsultasi. Persoalan tersebut mencakup struktur kepemilikan saham yang dinilai tidak transparan, konsentrasi kepemilikan yang terlalu tinggi, serta praktik perdagangan yang terkoordinasi.

Pengumuman itu diikuti tekanan besar terhadap IHSG. Pada 16 Oktober 2026, indeks saham domestik anjlok 11,6%. Penurunan tersebut menghapus sekitar US$85 miliar atau setara Rp1.528 triliun dari kapitalisasi pasar saham Indonesia.

Tekanan berlanjut pada awal pekan berikutnya. IHSG kembali turun 3,64% pada 19 Oktober 2026 dan ditutup pada level 4.996,00, yang menjadi posisi terendah dalam 6 tahun terakhir.

Di tengah kondisi tersebut, Prabowo menekankan bahwa pemerintah akan tetap menghadapi berbagai tekanan yang muncul. Ia menyebut Indonesia memiliki kekuatan dan keberanian untuk bertahan menghadapi tantangan.

“Saudara sekalian, kita tidak takut. Kita punya kekuatan, kita punya keberanian, dan kita rela berkorban dan kita tidak mengenal menyerah,” ucapnya.

Selain menegaskan sikap pemerintah terhadap MSCI, Prabowo menyampaikan rencana untuk memperketat penghematan anggaran. Pernyataan ini disampaikan dalam konteks upaya pemerintah menghadapi berbagai tantangan yang masih berlangsung.

“Kalau perlu, kita adakan penghematan besar-besaran. Kita lebih hemat lagi nanti,” imbuh Prabowo.

Perkembangan klasifikasi MSCI menjadi perhatian pasar karena berkaitan dengan posisi Indonesia dalam kelompok investasi global. Namun, berdasarkan informasi yang tersedia, konsultasi yang diumumkan MSCI masih merupakan proses peninjauan, bukan keputusan final untuk mengubah status Indonesia.

Tags: emerging marketihsgkapitalisasi pasarkebijakan pemerintahMSCI Indonesiapasar modalpasar saham Indonesiapenghematan anggaranPrabowo Subiantostand-alone market
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Usai Tetapkan Batas ARB 7%, BEI Minta Investor Tak Bereaksi dalam Kepanikan
Ekonomi

Usai Tetapkan Batas ARB 7%, BEI Minta Investor Tak Bereaksi dalam Kepanikan

...

Read moreDetails
Karhutla Hancurkan Hampir 300 Rumah, 1.000 Warga Mengungsi

Karhutla Hancurkan Hampir 300 Rumah, 1.000 Warga Mengungsi

2 Tahun Prabowo-Gibran, Pakar Soroti Turunnya Kepercayaan Publik

2 Tahun Prabowo-Gibran, Pakar Soroti Turunnya Kepercayaan Publik

Dirut Baru BEI Andalkan Strategi Transparansi dan Tata Kelola yang Baik

6 Saham Berpotensi Beri Dividen di Atas 10% saat Pasar Terkoreksi

OJK Sanksi Pelanggaran Saham 3 Emiten, Total Denda Rp2,1 Triliun

OJK Sanksi Pelanggaran Saham 3 Emiten, Total Denda Rp2,1 Triliun

Hak Keuangan Anggota Watimpres Rp76,5 Juta per Bulan

Next Post
Mitsubishi All-New Pajero Dibanderol Rp1 Miliar, Cek Spesifikasinya

Mitsubishi All-New Pajero Dibanderol Rp1 Miliar, Cek Spesifikasinya

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.