BERTUAHPOS.COM — Pendapatan daerah Provinsi Riau dari sektor pajak PBBKB mencatat lonjakan signifikan pada triwulan pertama 2026. Realisasi Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) menyentuh Rp477 miliar, naik jauh dari Rp367 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Kabar positif ini disampaikan Ketua Panitia Khusus (Pansus) Optimalisasi Pendapatan Daerah DPRD Riau, Abdullah, dalam keterangannya kepada media, Senin (20/4/2026). Ia menyebut capaian ini sebagai bukti nyata kolaborasi intensif antara Pansus dan Pemerintah Provinsi Riau dalam menggali potensi pajak yang selama ini belum tergarap maksimal.
“Alhamdulillah, berkat kolaborasi intensif antara Pansus dan Pemerintah Provinsi Riau, pendapatan daerah khususnya dari PBBKB mulai berangsur naik secara konsisten,” ujar Abdullah.
Kenaikan sebesar Rp110 miliar dalam satu tahun itu dinilai Abdullah sebagai fondasi kuat menuju target lebih besar. Ia mengincar stabilitas pendapatan ini agar APBD Riau 2027 bisa menembus angka dua digit atau di atas Rp10 triliun.
Abdullah juga menegaskan bahwa potensi PBBKB Riau sebenarnya masih bisa ditingkatkan hingga dua kali lipat dari capaian sebelumnya. Ia menyoroti masih banyak celah dari penggunaan bahan bakar oleh sektor industri dan alat berat yang belum terdata optimal di wilayah Riau.
“Kondisi Riau dengan Kaltim itu tidak jauh berbeda. Jika Kaltim mampu menargetkan Rp7 triliun, maka setidaknya Riau harus bisa mencapai separuh dari angka itu.”
Sebagai tolok ukur, Abdullah menunjuk Provinsi Kalimantan Timur yang telah mematok target PBBKB hingga Rp7 triliun. Menurutnya, Riau memiliki karakteristik wilayah dan kekayaan sumber daya alam yang serupa dengan Kaltim sehingga target lebih tinggi sangat realistis untuk dikejar.
“Jika target separuh dari Kaltim itu tercapai, maka impian kita melihat APBD Riau 2027 menjadi dua digit pasti akan menjadi kenyataan,” pungkasnya.[]









