• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Selasa, Oktober 6, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Jadi Penggerak Baru Penerimaan Negara, Pajak Ekonomi Digital Sumbang Rp10,21 Triliun

Pemerintah kumpulkan Rp10,21 triliun pajak dari sektor digital sepanjang 2025. PPN PMSE jadi penyumbang terbesar penerimaan pajak nasional.

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
23 Oktober 2025
Jadi Penggerak Baru Penerimaan Negara, Pajak Ekonomi Digital Sumbang Rp10,21 Triliun

Foto: ilustrasi.

122
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS – Pemerintah berhasil menghimpun pajak sebesar Rp10,21 triliun dari sektor ekonomi digital sepanjang Januari hingga September 2025. Capaian ini menunjukkan bahwa sektor digital kini menjadi motor baru penerimaan pajak nasional, seiring pesatnya transformasi ekonomi berbasis teknologi.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Rosmauli, mengatakan kontribusi sektor digital terus meningkat dari tahun ke tahun.

“Penerimaan pajak dari aktivitas digital mencerminkan potensi besar ekonomi berbasis teknologi di Indonesia,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis, 23 Oktober 2025.

Dari total penerimaan tersebut, pajak pertambahan nilai (PPN) perdagangan melalui sistem elektronik (PMSE) mendominasi dengan nilai Rp7,6 triliun.

Kemudian diikuti pajak aset kripto Rp621,3 miliar, pajak fintech (P2P lending) Rp1,06 triliun, dan pajak Sistem Informasi Pengadaan Pemerintah (SIPP) Rp931,12 miliar.

Sejak diberlakukan pada 2020, total setoran PPN PMSE mencapai Rp32,94 triliun, disetor oleh 207 perusahaan digital dari total 246 entitas yang telah ditunjuk pemerintah.

Pada September 2025, pemerintah menambah lima pemungut PPN PMSE baru, yakni Viagogo GMBH, Coursiv Limited, Ogury Singapore Pte. Ltd, BMI GlobalEd Limited, dan GetYourGuide Tours & Tickets GmbH. Selain itu, terdapat perubahan data pemungut untuk X Asia Pacific Internet Pte Ltd.

Di sektor aset kripto, total penerimaan pajak sejak 2022 hingga 2025 mencapai Rp1,71 triliun, terdiri dari Rp836,36 miliar PPh 22 atas transaksi penjualan, dan Rp872,62 miliar PPN dalam negeri. Angka ini mencerminkan meningkatnya kesadaran pelaku industri kripto terhadap kewajiban perpajakan.

Sementara itu, dari sektor fintech atau P2P lending, pemerintah telah mengumpulkan Rp4,1 triliun selama periode 2022–2025. Penerimaan tersebut terdiri dari PPh 23 sebesar Rp1,14 triliun, PPh 26 sebesar Rp724,4 miliar, dan PPN dalam negeri Rp2,24 triliun, yang seluruhnya bersumber dari aktivitas pinjaman digital.

Pada sektor Sistem Informasi Pengadaan Pemerintah (SIPP), total penerimaan pajak mencapai Rp3,78 triliun sejak 2022. Nilai tersebut berasal dari PPh Pasal 22 sebesar Rp251,14 miliar dan PPN Rp3,53 triliun, menandakan efisiensi sistem pengadaan berbasis digital juga berkontribusi terhadap penerimaan negara.

DJP memastikan akan terus memperluas cakupan pemungutan pajak di sektor ekonomi digital. Pemerintah berkomitmen menciptakan sistem perpajakan yang adil, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, agar potensi besar dari PMSE, fintech, dan kripto dapat memberikan kontribusi maksimal bagi penerimaan negara.***

Tags: DigitalekonomiPajak
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah
Ekonomi

Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah

...

Read moreDetails
Dokter Minta Keringanan Pajak, IDI Usul PPh Final Maksimal 1%

Dokter Minta Keringanan Pajak, IDI Usul PPh Final Maksimal 1%

13 BPR Ditutup OJK Sepanjang 2026, LPS Siapkan Skema Penjaminan

13 BPR Ditutup OJK Sepanjang 2026, LPS Siapkan Skema Penjaminan

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Ekonomi di Tengah Tekanan Lingkungan

Ekonomi di Tengah Tekanan Lingkungan

Pengendalian Inflasi Pangan, TPID Riau Lakukan Gerakan Taman 100 Ribu Cabai

Pengendalian Inflasi Pangan, TPID Riau Lakukan Gerakan Taman 100 Ribu Cabai

Next Post
BRK Syariah Dukung Inovasi Layanan Publik Pemko Pekanbaru Lewat Mobil Keliling Digital

BRK Syariah Dukung Inovasi Layanan Publik Pemko Pekanbaru Lewat Mobil Keliling Digital

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.