BERTUAHPOS.COM — Pemerintah Kabupaten Siak akan melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di kabupaten itu. Audit dilakukan untuk membenahi tata kelola korporasi sekaligus memacu kontribusi terhadap PAD, sekaligus mengukur kinerja secara objektif di tengah tuntutan fiskal yang kian ketat.
Bupati Siak Afni Zulkifli ingin seluruh manajemen yang ada dapat memberikan lompatan kinerja maksimal setelah diberi kesempatan setahun bekerja di masing-masing BUMD. Hasil evaluasi itu nantikan akan menjadi acuan Pemda apakah perusahaan plat merah benar-benar akuntabel dan transparan.
“Seluruh BUMD di Kabupaten Siak akan diaudit untuk membuat batasan yang tegas, sehingga semua perubahan yang dilakukan bisa dipertanggungjawabkan kepada publik,” kata Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Siak Heriyanto, Kamis, 9 Juli 2026.
Ada 2 indikator yang ingin benar-benar dievaluasi oleh Pemkab Siak terhadap BUMD-nya. Kedua indikator itu adalah laporan pertanggungjawaban keuangan dan capaian kinerja operasional beberapa tahun sebelumnya. Dengan begitu, kondisi bisnis perusahaan dapat diketahui secara menyeluruh, apakah sehat atau tidak, termasuk apakah memungkinkan untuk melakukan ekspansi.
Menurut Heriyanto, kerangka kerja baru ini menjadi pegangan mutlak bagi direksi baru dalam menjalankan fungsi bisnis ke depan. Seluruh potensi kebocoran dan inefisiensi akan dipetakan untuk menutup celah kerugian daerah.
Dia memaparkan bahwa pemerintah daerah tidak bisa lagi bergantung pada skema pendapatan konvensional, seperti yang sudah-sudah. Pemkab Siak ingin BUMD bertransformasi menjadi motor penggerak ekonomi yang sesungguhnya.
“Kami ingin memastikan korporasi ini menjadi mesin penguat PAD yang solid, bukan justru menjadi beban fiskal,” ujarnya.









