• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, Oktober 5, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Ekspor Melonjak, Neraca Perdagangan Riau Surplus, Sektor Nonmigas Kerja Lebih Strong

Neraca perdagangan Riau Januari 2026 surplus US$1,22 miliar didorong lonjakan ekspor nonmigas meski impor meningkat signifikan.

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
3 Maret 2026
Ekspor Melonjak, Neraca Perdagangan Riau Surplus, Sektor Nonmigas Kerja Lebih Strong

Ekspor Melonjak, Neraca Perdagangan Riau Surplus, Sektor Nonmigas Kerja Lebih Strong

148
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS – Neraca perdagangan Provinsi Riau pada Januari 2026 mencatatkan surplus sebesar US$1,22 miliar.

Kinerja positif ini terutama ditopang kuatnya sektor nonmigas di tengah lonjakan impor yang terjadi pada awal tahun.

Menurut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau Asep Riyadi, surplus perdagangan Riau mencapai US$1.219,81 juta atau sekitar US$1,22 miliar.

Meski masih berada di zona positif, angka tersebut tercatat menurun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Pada Januari 2026, neraca perdagangan barang Provinsi Riau mengalami surplus sebesar US$1.219,81 juta, namun turun US$175,69 juta dibanding periode yang sama tahun lalu,” kata Asep, Selasa, 3 Maret 2026, dalam keterangannya.

Dari sisi ekspor, Riau menunjukkan kinerja yang cukup kuat. Nilai ekspor Januari 2026 mencapai US$1,85 miliar atau tumbuh 23,16 persen dibanding Januari 2025.

Pertumbuhan ini sejalan dengan peningkatan ekspor nonmigas yang mencapai US$1,79 miliar atau naik 29,06 persen secara tahunan.

Menurut Asep, komoditas lemak dan minyak hewan maupun nabati menjadi penyumbang kenaikan terbesar dengan nilai ekspor mencapai US$495,27 juta atau melonjak 75,77 persen.

Sebaliknya, berbagai produk kimia menjadi komoditas dengan penurunan terdalam sebesar US$77,44 juta atau turun 34,03 persen.

“Ekspor nonmigas Januari 2026 terbesar adalah ke Tiongkok sebesar US$244,12 juta, disusul India US$230,85 juta, dan Pakistan US$128,07 juta, dengan kontribusi ketiganya mencapai 33,75 persen,” jelasnya.

Selain ketiga negara tersebut, ekspor Riau ke kawasan ASEAN tercatat sebesar US$288,84 juta, sementara ekspor ke Uni Eropa mencapai US$165,63 juta.

Berdasarkan sektor usaha, ekspor hasil industri pengolahan meningkat 29,94 persen, sedangkan ekspor sektor pertanian justru menurun 8,84 persen dibanding tahun sebelumnya.

Di sisi lain, impor Riau mengalami lonjakan sangat signifikan. Nilai impor Januari 2026 tercatat sebesar US$629,07 juta atau meningkat 494,97 persen dibanding periode yang sama tahun 2025.

“Nilai impor Riau Januari 2026 mencapai US$629,07 juta. Impor migas naik 1.537,80 persen menjadi US$47,31 juta, sedangkan impor nonmigas meningkat 465,68 persen menjadi US$581,76 juta,” ujar Asep.

Kenaikan impor terbesar berasal dari komoditas kapal terbang dan bagiannya dengan nilai tambahan mencapai US$398,19 juta. Secara negara asal, impor nonmigas terbesar berasal dari Prancis sebesar US$399,17 juta atau 68,61 persen, diikuti Tiongkok dan Kanada.

Jika dilihat dari penggunaan barang, impor barang modal melonjak paling tinggi hingga 8.525,53 persen menjadi US$421,72 juta. Sementara impor bahan baku dan penolong meningkat 105,93 persen menjadi US$206,70 juta, serta barang konsumsi naik 37,53 persen menjadi US$0,64 juta.

Secara nasional, Indonesia juga mencatat surplus perdagangan pada Januari 2026 sebesar US$1,22 miliar yang berasal dari surplus nonmigas sebesar US$1,20 miliar dan sektor migas sebesar US$15 juta.***

Tags: ekonomiriau
Share4Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Plt Gubernur Riau Minta ASN Bekerja Ekstra Tahun Ini “Jangan Ada yang Santai"
Regional

Riau Perluas Basis Penerimaan demi Optimalkan Pendapatan Daerah

...

Read moreDetails
Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat, AQI 179 Pagi Ini

Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat, AQI 179 Pagi Ini

Alquran Berornamen Tionghoa Simbol Pengikat Silaturrahmi PSMTI dan LAM Riau

Alquran Berornamen Tionghoa Simbol Pengikat Silaturrahmi PSMTI dan LAM Riau

Data Luasan Lahan Terbakar di Pekanbaru 2026

Data Luasan Lahan Terbakar di Pekanbaru 2026

Kronologi Kematian Gajah Sumatra Diego di PLG Minas

Kronologi Kematian Gajah Sumatra Diego di PLG Minas

Pemprov Riau Terapkan WFA ASN untuk Urai Macet Mudik, Pelayanan Publik Dipastikan Tetap Jalan

BPJPH Dorong Penguatan Ekonomi Syariah Riau lewat Kawasan Industri Halal

Next Post
Menjaga Warisan Kesehatan, Lahan Kosong Disulap Jadi Apotek Hidup

Menjaga Warisan Kesehatan, Lahan Kosong Disulap Jadi Apotek Hidup

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.