BERTUAHPOS.COM — Harga buyback emas Antam pada Kamis, 10 September 2026 naik Rp15.000 menjadi Rp2.475.000 per gram. Kenaikan ini memberikan angin segar bagi investor yang telah menyimpan emas sejak awal tahun, dikutip dari laman Logam Mulia.
Jika mengacu pada harga awal 2026 yang sebesar Rp2.360.000 per gram, buyback emas Antam telah menguat Rp115.000 per gram. Kenaikan itu setara dengan sekitar 4,87% secara nominal.
Namun, keuntungan tersebut belum memperhitungkan biaya atau pajak yang berlaku saat penjualan kembali. Investor perlu mencermati ketentuan pajak agar perhitungan untung bersih lebih akurat.
Berdasarkan PMK No. 34/PMK.10/2017, penjualan kembali emas batangan ke Antam dengan nilai di atas Rp10 juta dikenakan PPh Pasal 22. Tarifnya 1,5% bagi pemegang NPWP dan 3% bagi yang tidak memiliki NPWP.
Pajak itu dipotong langsung dari nilai transaksi buyback. Artinya, jumlah yang diterima penjual sudah bersih setelah pemotongan pajak tersebut.
Sebagai ilustrasi, investor yang menjual emas senilai Rp20 juta dengan NPWP akan dikenakan PPh 22 sebesar 1,5%. Nilai potongan itu langsung mengurangi total pembayaran buyback yang diterima.
Di sisi lain, investor yang membeli emas saat harga mendekati puncak berpotensi mengalami kerugian. Harga buyback saat ini masih Rp514.000 per gram atau 17,20% di bawah rekor tertinggi Rp2.989.000 per gram.
Kondisi ini menunjukkan emas tetap memiliki risiko fluktuasi harga. Meski kerap dipandang sebagai instrumen penyimpan nilai, pergerakannya tidak selalu searah dengan ekspektasi investor.
Harga buyback emas Antam menjadi indikator utama bagi masyarakat yang ingin menjual emasnya. Nilainya ditetapkan oleh PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan dapat berubah setiap hari.
Oleh karena itu, investor disarankan memantau harga buyback secara berkala. Terutama sebelum melakukan transaksi penjualan agar tidak salah menghitung potensi keuntungan.
Dengan posisi buyback Rp2.475.000 per gram hari ini, investor memiliki acuan jelas untuk menghitung nilai jual emasnya. Perhitungan yang cermat akan membantu pengambilan keputusan finansial yang lebih baik.









