• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Saat Gamal Abdul Nasser Menasionalisasi Terusan Suez

Romi J. by Romi J.
25 Februari 2021
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Terusan Suez sempat membuat beberapa negara berperang memperebutkannya. Hal dikarenakan pentinngnya terusan ini.

Tanpa Terusan Suez, pelayaran dari Eropa dan Asia mengharuskan kapal-kapal untuk mengelilingi Benua Afrika. Hal ini tentu saja memakan waktu lama dan sangat tidak efektif.

Dikutip dari wikipedia, atas prakarsa insinyur Perancis Ferdinand Vicomte de Lesseps, dibangunlah sebuah terusan yang menghubungkan Laut Tengah dengan Laut Merah. Pengerjaannya dimulai pada 24 April 1859.

Setelah pengerjaan selama 10 tahun, pada 17 November 1869 Terusan Suez akhirnya selesai. Terusan Suez mempunyai panjang 193,30 kilometer, yang membelah Semenanjung Sinai. Dengan terusan ini, jarak dan waktu tempuh pelayaran Asia-Eropa semakin singkat dan cepat.

26 Juli 1956, dibawah komando Gamal Abdul Nasser, Terusan Suez dinasionalisasi Mesir. Tindakan Mesir ini menyebabkan Israel, Inggris, dan Perancis menyerang Mesir.

29 Oktober 1956, pasukan Israel, Inggris, dan Prancis mulai menyerbu Mesir melalui Semenanjung Sinai. Pasukan Mesir terpukul mundur. Pasukan Israel, Inggris, dan Prancis kemudian menguasai Terusan Suez.

Mesir yang terdesak mendapatkan bantuan dari Uni Soviet. Amerika Serikat yang khawatir Uni Soviet mendapatkan pengaruh di Timur Tengah, kemudian menekan aliansi Israel-Inggris-Prancis untuk menarik pasukannya.

Secara militer, Krisis Suez ini dimenangkan oleh aliansi. Namun, secara politik, dimenangkan oleh Mesir yang memegang kepemilikan Terusan Suez hingga kini. (bpc4)

Tags: Gamal abdul nassersuezTerusan Suez
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Terusan Suez
Berita

Catatan Sejarah 17 November: Selesainya Pembangunan Terusan Suez

...

Read moreDetails

Catatan Sejarah 26 Juli: Terusan Suez Dinasionalisasi Mesir

Terusan Suez

Catatan Sejarah 25 April: Dimulainya Pembangunan Terusan Suez

Catatan Sejarah 24 April: Dimulainya Pengerjaan Terusan Suez

kapal kargo terusan suez

AS Tawarkan Bantuan Evakuasi Kapal Kargo di Terusan Suez

Catatan Sejarah 25 Februari: Gamal Abdul Nasser Jadi Pemimpin Mesir

Next Post
Suzuki GSX-R 150

Cek Harga Suzuki GSX-R 150 Lengkap dengan Spesifikasinya

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.