• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Hadapi Pasar Global, Petani Sawit Harus Naikkan Nilai Jual

Tim Redaksi by Tim Redaksi
11 Juni 2014
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Penurunan harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit belakangan ini membuat beberapa pihak tidak berdaya. Seperti diutarakan Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Drs. H. Zulher MS, Rabu (11/6/2014).

Dia menilai penurunan harga TBS beberapa minggu ini merupakan imbas perekonomian dunia yang memburuk. Sebagai satker di pemerintahan daerah dia tidak bisa berbuat apa-apa karena pemerintah Indonesia pun tidak bisa mengintervensi pasar global.

Untuk mempertahankan industri kelapa sawit untuk tetap jadi primadona, Zulher mengharapkan kepada pelaku usaha perkebunan baik petani dan perusahaan besar dapat meningkatkan produktifitas dan nilai jual.
 
Baik untuk peningkatan produktifitas dalam bentuk perbaikan kualitas  buah sawit maupun pola pengelolaan yang terbaik.

“Di sektor hulunya, kita harus perbaiki kualitas buah kelapa sawit. Jadi petani atau perusahaan perkebunan harus menerapkan pola pemakaian bibit yang baik, pemupukan dan pemanenannya yang sesuai standar. Sehingga jika pun harga jual buah sawit rendah namun faktor pengalinya yaitu produksi yang meningkat maka hasilnya pun tetap stabil”ungkap Zulher.

Sedangkan untuk meningkatkan nilai jual, bagi petani dia menyarankan untuk membuat kelompok tani (poktan). Dengan adanya poktan maka memudahkan kepada petani untuk menjual ke pabrik. Selama ini dia menilai harga jual TBS petani rendah dikarenakan petani menjual ke pihak ketiga (tengkulak) yang tentunya juga ingin mendapatkan keuntungan. Dia juga mengatakan, berkelompok itu sangat baik dan banyak manfaatnya.

“Berkelompok itu besar manfaatnya, disamping silaturahmi dengan sesama petani terus terjaga, memudahkan kepada pemerintah untuk membinanya dan yang paling penting dengan dengan berkelompok petani dapat meningkatkan daya tawar harga buah kepada PKS”tambah mantan Sekda Kampar ini.


Sedangkan untuk pengusaha besar dia mengharapkan agar pengusaha segera melakukan lompatan bisnis yaitu membangun pabrik pengolahan produk hilir dari kelapa sawit. Dengan adanya hilirisasi produk kelapa sawit ini akan meningkatkan nilai jual. Dia memberikan gambaran, rata-rata harga CPO adalah Rp 9.000/kg, jika CPO tersebut diolah menjadi minyak goreng maka harganya akan menjadi Rp 13.000/kg. Maka terdapat selisih harga Rp 4.000/kg yang merupakan penambahan nilai jual bahan baku.

“Kita sangat mengharapkan pengusaha besar bertindak cepat untuk membuat pabrik pengolahan produk-produk hilir buah kelapa sawit. Jika ini terealisasi maka dapat meningkatkan nilai jual bahan baku dalam negeri dan kita tidak lagi menjual CPO ke pasar global”harap Zulher.

“Hilirisasi merupakan suatu keniscayaan agar nilai jual bahan baku kita terus meningkat. Tanpa hilirisasi maka harga bahan baku kita akan terus diintervensi oleh pasar global. Dengan adanya hilirisasi yang maksimal maka kita akan menjadi penentu dalam perdagangan CPO dan turunannya di pasar global”ujar Zulher.(syawal)
 
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Hyundai Kona Electric Resmi Mengaspal di Indonesia Dibanderol Harga Rp674 Jutaan
Otomotif

Hyundai Kona Electric Resmi Mengaspal di Indonesia Dibanderol Harga Rp674 Jutaan

...

Read moreDetails
Usia 18-25 Tahun Dominasi Investor Pasar Modal Riau

Usia 18-25 Tahun Dominasi Investor Pasar Modal Riau

Perkuat Sektor Kreatif, BTN Targetkan Pertumbuhan Bisnis Lewat Ajang JFW 2027

Perkuat Sektor Kreatif, BTN Targetkan Pertumbuhan Bisnis Lewat Ajang JFW 2027

BRK Syariah Perkuat Inklusi Keuangan di Karimun, Bkawan Miliki 113 Agen

BRK Syariah Perkuat Inklusi Keuangan di Karimun, Bkawan Miliki 113 Agen

Itel A300+ Resmi Hadir Bawa Baterai 7000 mAh dan Fitur Ultralink Harga Rp2,1 Jutaan

Itel A300+ Resmi Hadir Bawa Baterai 7000 mAh dan Fitur Ultralink Harga Rp2,1 Jutaan

Kredit Korporasi Naik 22,10 Persen, UMKM Ikut Menggeliat 1,62 Persen. Penyaluran Kredit Rp400 Triliun pada 2027, Ada Opsi Disalurkan Via Kopdes

Penyaluran Kredit Rp400 Triliun pada 2027, Ada Opsi Disalurkan Via Kopdes

Next Post

Waduh, El Nino Bisa Bikin Riau Tertutup Asap

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.