Genjot Produktivitas, Petani Butuh Mekanisasi Mesin

Senin, 23 Juni 2014 10:32

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Dalam jangka waktu 10 tahun terakhir, ekonomi petani swadaya cenderung stagnan bahkan bisa dikatakan menurun. Kondisi tersebut disebabkan besar pasak dari pada tiang. Kebutuhan pertanian sangat besar namun tak diimbangi dengan peningkatan pendapatan.


Dijelaskan  Zulher Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau,  Minggu (22/6/2014) kemarin, ini pun dapat terlihat dengan kepemilikan lahan perkebunan para petani kecil yang tidak kunjung berubah dari 10 tahun sebelumnya.


Salah satu solusi yang dibutuhkan, petani harus menambah luas lahan perkebunannya. Namun solusi ini terganjal dengan moratorium pengembangan lahan serta mahalnya harga lahan baru.


Karena itu perlu solusi baru, yakni harus segera berubah dari sistem perkebunan tradisional yang sangat tergantung tenaga manusia.

Baca: Pertalite Naik Lagi, Pengamat Transportasi: Pertamina Harus Transparan


“Saat ini pekebun harus sudah memodernisasi peralatannya pemanenan,  pemupukan,  pengangkutan buah atau yang lainnya. Dengan adanya modernisasi alat perkebunan ini, maka beban operasional akan terpangkas dan waktu kerja pun akan semakin singkat,” jelas Zulher.


Imbasnya, pemangkasan biaya operasional dan waktu kerja tentu akan meningkatkan pendapatan petani. (syawal)