• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 9, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Makrifat Burung Surga (7) : Kata Bayan, Insya Allah Saya yang Bicara

Tim Redaksi by Tim Redaksi
22 Mei 2017
132
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Tanpa diduga, ternyata burung Bayan itu dengan halus menjawab. “Insya Allah memang saya yang berbicara tadi. Dan saya berjanji, selagi saya masih bisa hidup, saya akan membuat Anda mempunyai banyakk uang.”

Ki dan Nyai Mesakat hampir tak percaya bahwa burung itu memang bisa berbicara. Keduanya nyaris pingsan mendengar pengakuan burung Bayan itu. Kata-kata burung Bayan yang indah ini telah menyentuh hati terdalam dari pasangan pemikat burung itu. Mereka juga percaya pada janji si Bayan yang akan membuatnya kaya.

Dua orang itu kemudian memindahkan burung itu. Kini burung Bayan tak lagi dikurung di dalam kempis (tempat ikan yang biasa dipakai pemancing), tapi memindahkannya ke sangkar yang lebih baik. Keluarga pemikat itu berinisiatif untuk menjual burung itu. Ia mengikuti saran burung Bayan.

Baca: Makrifat Burung Surga (6) : Saat Bayan Bicara Ki Mesakat Terpana

Malam pun segera berlalu, dan berganti pagi. Sementara itu raja negeri Kustam dikenal sebagai penguasa yang gagah, adil dan ramah kepada rakyatnya, dengan wilayah kerajaan yang besar. Kebaikan perilaku raja itu diikuti pejabatnya. Mereka meneladani perilaku rajanya.

Rakyatnya percaya, sang raja dikaruniai kelebihan oleh Tuhan. Sang raja mempunyai seorang putra bernama Raden Abdurrahman. Anak ini pintar, ganteng dan pandai berbagai bahasa asing, terutama Arab, Inggris dan Belanda. Selain itu sang putra mahkota juga mempunyai sertifikat latihan militer, dan fasih membaca Qur’an.

Namun, seperti orang kota pada umumnya, perilaku sang putra mahkota ini penuh kecongkakan. Ia suka pamer kepintaran dan kegagahan, serta berlaku riya’ dan sombong. Sewaktu kecil belajar mengaji, besar sedikit pergi ke sekolah, menjadi orang kantoran dan priyayi kota.

Ketika menjadi priyayi itulah kecongkakannya datang. Jika dipuji dadanya bagai membengkak. Namun jika dikritik menjadi marah dan menunjukkan kekuasaan yang dimilikinya. Ia tak segan-segan menjatuhkan hukuman.

Dengan SK (surat keputusan sebagai pegawai atau pejabat) di tangan dan gaji bulanan, para priyayi dan pejabat kantoran itu pun suka berlagak. Suka tertawa ngakak, mengaku putra pejabat tinggi yang rumahnya di pusat Kota Jakarta.

Baca: Makrifat Burung Surga (1) : 99 Burung Bayan Hijrah

Setiap melakukan tindakan sama sekali tidak memikirkan  bagaimana akibatnya bagi rakyat bawah. Lupa teman sedesa. Asalkan bisa unjuk muka kepada pejabat sang penguasa yang bisa mengubah nasib, bahkan dengan gampang menghukum atau mengubah hukuman. Keinginan utamanya ialah jabatan tinggi dengan bintang di pundak. Ketika melakukan inspeksi ke bawahan jika tidak disambut dengan baik, lalu mencari-cari kesalahan bawahan.

Seperti polisi, suka menindak tanpa memeriksa dengan teliti, lalu menjatuhkan denda. Sama sekali tidak pernah mengingat, bahwa Tuhan nanti akan membalas setiap tindakan manusia di dunia. Seperti nasehat Quran: “Innalladzi fatanul mukminaati, tsumma lam yatu-bu- falahum adza-bu jahannam.” (Sesungguhnya orang-orang yang suka membuat fitnah kepada orang yang beriman, laki-laki dan perempuan, kemudian enggan bertobat, nanti akan diganjar neraka jahanam. (jss/bersambung)

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Gerakan Indonesia Asri Menggema di Taman Jalur Kuansing, Gerindra Turun Bersihkan Sampah dan Tanam Bibit
Berita Kuansing

Gerakan Indonesia Asri Menggema di Taman Jalur Kuansing, Gerindra Turun Bersihkan Sampah dan Tanam Bibit

...

Read moreDetails
Seru! Guru dan Pegawai di Hulu Kuantan Adu Kekompakan, Lomba Tradisional Meriahkan HUT Kuansing ke-27

Seru! Guru dan Pegawai di Hulu Kuantan Adu Kekompakan, Lomba Tradisional Meriahkan HUT Kuansing ke-27

Dedikasi Berbuah Pangkat, AKP Syarif Sujono Naik Jadi Kompol, Kapolres Kuansing: Ini Amanah

Dedikasi Berbuah Pangkat, AKP Syarif Sujono Naik Jadi Kompol, Kapolres Kuansing: Ini Amanah

Inilah 7 Tools AI untuk Membuat Video dengan Mudah dan Cepat

Inilah 7 Tools AI untuk Membuat Video dengan Mudah dan Cepat

Cara Mudah Memindahkan WA ke HP Baru Tanpa Menghilangkan Chat Lama

Cara Memindahkan WA ke HP Baru Tanpa Menghilangkan Chat Lama

Inilah 5 Tempat Wisata di Nganjuk Jawa Timur yang Harus Kamu Kunjungi

Inilah 5 Tempat Wisata di Nganjuk Jawa Timur yang Harus Kamu Kunjungi

Next Post

Pelantikan Walikota, Pengamat Publik: Periode Pertama Hasilnya 0

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.