• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Resmikan Rumah Nenas Nastar, RAPP Dorong UMKM Penyengat Jadi Sentra Olahan Nenas

Indri Maharani Zaneta by Indri Maharani Zaneta
28 November 2025
Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, meninjau produk handicraft pada peresmian Rumah Nenas Nastar Program Community Development RAPP.

Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, meninjau produk handicraft pada peresmian Rumah Nenas Nastar Program Community Development RAPP.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, SUNGAI APIT – Aroma nenas segar kini makin identik dengan Kampung Penyengat, Kecamatan Sungai Apit. Pada Selasa (26/11/2025), masyarakat setempat resmi memiliki Rumah Nenas Nastar, sebuah sentra olahan nenas yang dibangun untuk memperkuat potensi ekonomi lokal. Fasilitas ini lahir dari dukungan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) melalui program Community Development (CD), dan menjadi tonggak baru perjalanan Kampung Penyengat sebagai pusat olahan nenas di Kabupaten Siak.

Peresmian Rumah Nenas Nastar ini berlangsung hangat dan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Siak Syamsurizal Bersama Camat Sungai Apit Tengku Mukhtasar, dan mewakili RAPP hadir GM Stakeholder Relations (SHR) RAPP Wan Mohammad Jakh Anza, Head of Community Development RAPP Ferdinand Leohansen Simatupang, serta Head of Corporate Communications RAPP Aji Wihardandi.

Dalam sambutannya, Syamsurizal memberikan apresiasi atas komitmen berkelanjutan RAPP dalam mengangkat potensi nenas sebagai produk unggulan daerah.

“Apresiasi kami selaku Pemerintah Kabupaten Siak kepada RAPP yang telah mendorong peningkatan ekonomi serta mendampingi masyarakat mulai dari pengembangan budidaya, proses pengolahan, hingga menghasilkan produk turunan seperti nastar yang kini menjadi ikon Kampung Penyengat,” ujarnya.

Nama UMKM Ratu Penyengat pun memiliki makna tersendiri, “Ratu” melambangkan peran kuat para ibu dalam menggerakkan produksi selai dan nastar, sementara “Penyengat” merujuk pada kampung tempat usaha ini tumbuh. Produk yang mereka hasilkan menggunakan varietas nanas ratu, komoditas yang telah ditetapkan Pemerintah Kabupaten Siak sebagai Nanas Mahkota Siak.

Upaya meningkatkan nilai tambah nenas sebenarnya sudah dimulai sejak 2014, ketika program One Village One Commodity (OVOC) memperkuat budidaya nenas di lahan seluas sekitar 250 hektare. Produksi yang terus meningkat mendorong masyarakat bersama RAPP melakukan hilirisasi dengan mengembangkan selai nenas dan nastar. Dari sinilah lahir UMKM Ratu Penyengat, yang berkembang pesat sejak mulai berjalan pada tahun 2022.

Proses pendampingan dilakukan secara bertahap, yakni peningkatan keterampilan, legalitas, dan perizinan usaha di tahun 2022, penguatan kualitas produk dan kemasan pada tahun 2023, disusul pengembangan pemasaran online dan offline sepanjang tahun 2024.

Memasuki tahun 2025, dukungan RAPP meningkat melalui pembangunan rumah produksi dan ruang display, hingga pelatihan daur ulang limbah daun nenas serta persiapan pemanfaatan serat daun nenas sebagai peluang usaha baru pada 2026.

Kini, ampas nenas yang dulu tidak terpakai telah berhasil diolah menjadi serat bernilai ekonomi. Inovasi ini menunjukkan bahwa kreativitas dan kolaborasi mampu mengangkat potensi desa menjadi kekuatan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Siak juga melihat langsung bagaimana limbah nenas yang sebelumnya tidak dimanfaatkan dapat disulap menjadi berbagai produk menarik. Serat dari daun nenas diolah menjadi beragam kerajinan, mulai dari bingkai foto, kotak pensil, buku catatan, hingga paper bag.

GM Stakeholder Relations RAPP, Wan Mohammad Jakh Anza, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bentuk konsistensi perusahaan dalam mendorong pemberdayaan jangka panjang.

“Melalui program CD, kami ingin memastikan masyarakat tidak hanya memiliki kemampuan produksi, tetapi juga fasilitas yang mendukung tumbuhnya usaha. Rumah Nenas Nastar ini diharapkan menjadi pusat produksi, pelatihan, sekaligus ruang peningkatan kualitas UMKM Ratu Penyengat,” ujarnya.

Rasa syukur juga datang dari Penghulu Kampung Penyengat, Abok Agustinus, yang melihat fasilitas ini sebagai dorongan besar bagi warganya.

“Bantuan ini tidak hanya menghadirkan sarana yang lebih layak, tetapi juga memberi semangat baru bagi masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas produk. Kami berharap rumah nenas ini membuka peluang ekonomi yang lebih luas dan memberi manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Penyengat,” tuturnya.

Dengan berdirinya Rumah Nenas Nastar, perjalanan UMKM Ratu Penyengat memasuki babak baru. Sentra ini diharapkan memperkuat posisi Kampung Penyengat sebagai pusat olahan nenas di Kabupaten Siak sekaligus membuka jalan bagi lahirnya peluang ekonomi baru berbasis potensi lokal.***

Tags: APRAPRILAPRIL2030APRILGROUPRAPP
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Indri Maharani Zaneta

Indri Maharani Zaneta


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

RAPP dan Masyarakat Perkuat Kebersamaan melalui Founders Day 2026
Berita

RAPP dan Masyarakat Perkuat Kebersamaan melalui Founders Day 2026

...

Read moreDetails
Kegiatan imunisasi dan pengukuran tumbuh kembang anak pada rangkaian kegiatan pra event Founders Day 2026.

RAPP Gelar Rangkaian Kegiatan Berbagi bagi Masyarakat di Founders Day 2026

Medy, Ketua Kelompok Tani Tanjung Pulai menggemburkan lahan sawah menggunakan hand tractor bantuan CD RAPP.

Asa Kelompok Tani Tanjung Pulai Sejahtera Mandiri Lewat Budidaya Padi di Pelalawan

Pengukuran lingkar kepala oleh kader posyandu didampingi tim CD RAPP untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan pada anak.

RAPP Perkuat Kapasitas Kader di 320 Posyandu, Dukung Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Riau

31 Tahun Kopkar RAPP, Bertumbuh dengan Memperkuat Manfaat bagi Anggota

31 Tahun Kopkar RAPP, Bertumbuh dengan Memperkuat Manfaat bagi Anggota

KDD Riau Kompleks Kumpulkan 1.083 Kantong Darah, Perkuat Kepedulian Kemanusiaan Lewat Donor Darah

KDD Riau Kompleks Kumpulkan 1.083 Kantong Darah, Perkuat Kepedulian Kemanusiaan Lewat Donor Darah

Next Post
Harga Emas Antam di Pegadaian Naik, Tembus Rp2,018 Juta per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini 28 November 2025 Turun Rp 4.000 ke Rp 2,383 Juta per Gram

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.