• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 9, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Protes Komunitas Yahudi AS: Tuntut Gencatan Senjata dan Kritik Terhadap Keterlibatan AS

Redaksi by Redaksi
23 Oktober 2023
Protes Komunitas Yahudi AS: Tuntut Gencatan Senjata dan Kritik Terhadap Keterlibatan AS

Foto: Organisasi hak asasi manusia Jewish Voice for Peace menggelar protes terkait serangan Israel ke Palestina di Washington DC pada Rabu (18/10/2023). (Drew Angerer/Getty Images/AFP)

104
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM – Luapan kemarahan warga Yahudi di Amerika Serikat turut mewarnai protes konflik antara Israel dan Hamas di tanah Palestina. Salah satunya dilakukan komunitas Yahudi Jewish Voice for Peace.

Organisasi itu telah menggelar protes terkait Israel ke Palestina di Washington DC pada Rabu (18/10/2023).

Bahkan, di antara mereka menyebut Israel di bawah pemerintahan Benjamin Netanyahu tengah merencanakan genosida.

Aksi unjuk rasa atau demonstrasi itu mereka lakukan di lobi gedung Kongres Amerika Serikat (AS) atau The Capitol, sambil membentangkan spanduk besar bertuliskan gencatan senjata. Aksi mereka diawasi kepolisian setempat.

“Kami menutup kongres untuk menarik perhatian massa terhadap keterlibatan AS dalam penindasan Israel terhadap warga Palestina,” kata kelompok tersebut, seperti dikutip Al Jazeera, Minggu (22/10/2023).

Akibat protes terhadap “penindasan Israel yang sedang berlangsung terhadap warga Palestina,” 500 orang ditangkap.

Polisi Capitol AS mengatakan telah membersihkan kawasan rotunda, dan masih memproses penangkapan.

Sejak Senin (16/10/2023), kelompok Yahudi sayap kiri AS ini telah berkumpul di luar Gedung Putih untuk mendesak pemerintahan Biden menekan Israel membatalkan rencana invasi militer ke Gaza dan sebaliknya segera mengumumkan gencatan senjata.

Mereka pun menuduh pemerintah Benjamin Netanyahu merencanakan “genosida”. Kelompok kampanye IfNotNow dan Jewish Voice for Peace ini pun terus meneriakkan slogan-slogan, membawa plakat, dan menyanyikan lagu-lagu kuno Yahudi.

Hal ini dilakukan sebagai protes terhadap serangan mematikan pada 7 Oktober oleh kelompok Palestina Hamas yang membunuh sedikitnya 1.400 warga Israel. Lalu, juga terhadap serangan balasan Israel yang membabi buta.

Para demonstran ini menganggap, Presiden AS Joe Biden terlibat dalam pemboman balasan Israel yang telah menghancurkan lingkungan Gaza, memutus aliran air dan listrik, dan menyebabkan sekitar 2.200 warga Palestina tewas, termasuk 700 anak-anak.

Kritik terhadap presiden AS tersebut muncul ketika ia sedang mempertimbangkan tawaran perdana menteri Israel untuk mengunjungi Israel ketika negara itu berduka pasca serangan Hamas.

Sebagai informasi, Biden telah memberikan dukungan tegas terhadap negara tersebut sejak negara tersebut diserang, namun memperingatkan bahwa pendudukan kembali – Gaza yang secara resmi ditarik oleh Israel pada tahun 2005 – adalah sebuah kesalahan.

Berdiri di luar gerbang Gedung Putih, Eva Borgwardt, direktur politik IfNotNow, menuntut pertemuan mendesak dengan Biden. “Taruhannya adalah hidup atau mati,” katanya, seperti dikutip The Guardian.

“Kami di sini untuk memberi tahu Presiden Biden, sebagai panglima militer paling kuat di dunia, bahwa dia perlu melakukan segala daya untuk menuntut gencatan senjata, menuntut de eskalasi, membebaskan sandera Israel, dan mengatasi konflik. keadaan mendasar yang telah membawa kita ke dalam mimpi buruk ini.

Penyelenggara protes mengatakan mereka siap melakukan pembangkangan sipil untuk mempengaruhi kebijakan AS, termasuk memblokir pintu masuk dan keluar Gedung Putih.

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Redaksi

Redaksi

Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Gerakan Indonesia Asri Menggema di Taman Jalur Kuansing, Gerindra Turun Bersihkan Sampah dan Tanam Bibit
Berita Kuansing

Gerakan Indonesia Asri Menggema di Taman Jalur Kuansing, Gerindra Turun Bersihkan Sampah dan Tanam Bibit

...

Read moreDetails
Seru! Guru dan Pegawai di Hulu Kuantan Adu Kekompakan, Lomba Tradisional Meriahkan HUT Kuansing ke-27

Seru! Guru dan Pegawai di Hulu Kuantan Adu Kekompakan, Lomba Tradisional Meriahkan HUT Kuansing ke-27

Dedikasi Berbuah Pangkat, AKP Syarif Sujono Naik Jadi Kompol, Kapolres Kuansing: Ini Amanah

Dedikasi Berbuah Pangkat, AKP Syarif Sujono Naik Jadi Kompol, Kapolres Kuansing: Ini Amanah

Inilah 7 Tools AI untuk Membuat Video dengan Mudah dan Cepat

Inilah 7 Tools AI untuk Membuat Video dengan Mudah dan Cepat

Cara Mudah Memindahkan WA ke HP Baru Tanpa Menghilangkan Chat Lama

Cara Memindahkan WA ke HP Baru Tanpa Menghilangkan Chat Lama

Inilah 5 Tempat Wisata di Nganjuk Jawa Timur yang Harus Kamu Kunjungi

Inilah 5 Tempat Wisata di Nganjuk Jawa Timur yang Harus Kamu Kunjungi

Next Post

Sekda Tinjau Kesiapan MTQ XXI di Kuantan Hilir

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.