• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 7, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Pemerintah Tak Mampu Penuhi Kebutuhan Pupuk Bersubsidi

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
30 Januari 2022
pupuk bersubsidi

Pupuk bersubsidi

109
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Sejauh ini, pemerintah mengakui belum bisa memenuhi kebutuhan pupuk bersubsidi kepada petani. 

Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian, Kementan mencatat pupuk yang dibutuhkan petani secara nasional mencapai 22,57 juta ton hingga 26,18 juta ton per tahun, sebagaimana dikutip dari Bisnis.com.

Namun, anggaran negara hanya cukup untuk 8,87 juta ton hingga 9,55 juta ton senilai Rp25 triliun. Dengan demikian pemerintah hanya mampu menutup 40% pupuk dari yang dibutuhkan petani.

“Kami sadar, ini sangat jauh dari harapan,” kata Direktur Jenderal PSP Kementan Ali Jamil dalam keterangan resminya.

Ali meminta, Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida (KP3) di daerah aktif memantau pengajuan dan penyaluran pupuk bersubsidi pada petaninya. 

Bahkan, KP3 yang berisikan unsur pejabat daerah dan penegak hukum juga harus tegas bila menemukan indikasi kecurangan dan permainan distribusi. 

Selain pengawasan sistem, Kementan juga mengkaji ulang unsur hara tanah untuk mengetahui kebutuhan nutrisi tanah di sentra pertanian di Indonesia. 

Upaya itu penting untuk dilakukan agar tidak terjadi pemborosan penggunaan pupuk, sehingga dapat dialihkan pada daerah lainnya. Langkah selanjutnya, kata dia, adalah melakukan substitusi pada pupuk cair dan organik agar alokasi pupuk bisa bertambah volumenya. 

Selain itu, edukasi bagi petani untuk membuat pupuk organik sendiri terus dilakukan agar bisa mengurangi ketergantungan pada pupuk bersubsidi. (bpc2)

Tags: pupuk bersubsidi
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

korupsi pupuk bersubsidi
Hukum Kriminal

Kasus Dugaan Korupsi Pupuk Subsidi di Bengkalis Rugikan Negara Hingga Ratusan Juta Rupiah, 2 Tersangka Berstatus ASN

...

Read moreDetails
pupuk bersubsidi

Harga Minyak Goreng Naik, Pupuk Petani Langka, Gimana Ini Pak Syam?

penjual pupuk subsidi bisa dipidana

Hati-hati, Orang Menjual dan Edarkan Pupuk Palsu Dapat Dijerat Pasal Berlapis, Hingga Denda Rp3 Miliar

Pusat Akui Ketersediaan Pupuk Masih Jadi Kendala Petani Sawit

Next Post
catatan sejarah 30 januari

Catatan Sejarah 30 Januari: Mahatma Gandhi Dibunuh Seorang Lelaki Hindu

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.