• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Pangdam I BB: Pihak Kehutanan Mana? Jangan Pandai SMS Saja

Tim Redaksi by Tim Redaksi
7 Maret 2016
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Panglima Daerah Militer (Pangdam) I Bukit Barisan, Lodewyjk Pusung, menyentil Badan Lingkungan Hidup dan Kehuatanan (BLH) dengan nada tidak sedap.  “Makanya Kehutanan itu jangan hanya bisa SMS saja. Ini wilayah masih milik anda. Jangan tidur saja,” katanya, saat penetapan status siaga darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Lanud Pekanbaru, Senin (07/03/2016).

Dia menegaskan dalam hal mengatasi Karhutla di Riau dari pengalaman sebelumnya, BLH harus mengerti bahwa TNI dan Polda statusnya hanya memberikan bantuan kepada Pemerintah Provinsi Riau. “Saya dan Pak Kapolda di sini membantu, bukan pembantu,” sambungnya.

Lodewyjk dalam kesempatan itu memang terlihat sedang menumpahkan unek-unek dan kekesalannya terkait proses dan prosedur pemadaman api yang carut-marut. Buktinya, tahun ini Karhutla masih terjadi.

“Coba saja lihat, saya ingin tanya berapa orang Kehutanan yang ada di lokasi kebakaran hutan di Riau. Dimana anggota Manggala Agni. Tolonglah jangan sampai hal-hal seperti ini terjadi lagi,” katanya.

Dia menegaskan bahwa persoalan Kebakaran ini, memang sudah banyak menjadi ancaman terhadap jabatan yang kini sedang diampu. Termasuk ancaman Presiden Joko Widodo yang akan mencopot jabatan kepala daerah, jika wilayahnya masih terjadi kebakaran hutan.

“Bagi saya ini bukan soal copot mencopot jabatan. Tapi malunya itu. Seolah kita tidak bisa bekerja dan menjalankan tugas. Pokoknya dalam hal ini Kehutanan yang menjadi leading sektornya,” ujarnya.

Belakangan, dia menyebutkan bahwa di Riau titik api bertambah. Pihaknya menyatakan diri siap menurunkan pasukan lebih banyak, untuk melakukan pemadaman api yang sudah terjadi, juga untuk melakukan pencegahan kebakaran hutan meluas. Dia menuturkan bahwa pihaknya berharap banyak kepada perusahaan untuk membantu. “Karena kehutanan di Riau tidak lagi bisa diharapkan,” ketusnya di depan forum.

Langkah selanjutnya, setelah ditetapkan status siaga darurat Karhutla di Riau, pihaknya akan fokus menurunkan pasukan ke daerah Dumai dan Bengkalis. Wilayah ini dianggap memiliki tingkat kerawanan yang tinggi terjadinya kebakaran hutan dan lahan, setelah semua pihak mengakui bahwa Riau gagal menuntaskan Karhutla selama ini.

“Makanya saya berharap kepada pihak Kehutanan, tolong bangunkan dulu pasukan bapak. Tolonglah jangan diam saja. Kebakaran ini semua ada dilahan masyarakat dan lahan perusahaan. Sama-sama kita atasi,” sambungnya.

Penulis: Melba

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman
Berita Pilihan

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

...

Read moreDetails
Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Next Post

Aceh Simpan Kenangan Terindah Syafruddin

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.