• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 9, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Pandangan Pengamat Soal Kunjungan Dubes AS ke PKS, Dikaitkan dengan Anies Baswedan yang Bakal Nyapres

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
17 Februari 2023
PKS pertimbangkan tawaran PAN

Bendera Partai Keadilan Sejahtera [PKS].

110
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Kunjungan kerja Duta Besar Amerika Sekitar untuk Indonesia Sung Yong Kim, ke DPP PKS, dikaitkan dengan pencalonan Anies Baswedan di Capres 2024.

Kedatangan Sung Yong Kim pada Rabu lalu, diterima langsung Presiden PKS, Ahmad Syaikhu, lalu muncullah berbagai spekulasi.

Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menilai ada dua kemungkinan alasan di balik pertemuan elite PKS dengan Dubes AS untuk Indonesia, Sung Yong-kim.

Pertama, kata Dedy, wacana PKS yang akan mengusung Anies Baswedan dalam Pilpres 2024. Meskipun menegaskan dukungannya terhadap mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut, PKS belum juga mendeklarasikan dukungan tersebut.

“Pertama, wacana mengusung Anies Baswedan yang tidak kunjung terdeklarasi, umum diketahui jika Anies sejauh ini dekat dengan Amerika,” ujar Dedi melalui pesan singkatnya.

Dedy menilai, sosok Anies yang dinilai lebih dekat dengan politik Amerika Serikat bisa jadi menjadi alasan pertemuan tersebut. 

“Umum diketahui jika Anies sejauh ini dekat dengan Amerika, selain latar pendidikan, juga pergaulan global Anies, sehingga Amerika bisa saja punya kepentingan untuk yakinkan PKS jika Anies sosok yang tepat untuk diusung,” ujar

Dedy mengatakan, sosok Anies menjadi menarik karena mengelaborasi berbagai latar belakang, yakni kedekatannya dengan Amerika Serikat. Di sisi lain, Anies juga dikenal dekat dengan kelompok Islam, setelah maju dalam Pilgub DKI Jakarta 2017 lalu.

“Satu sisi ia dikenal dekat dengan kelompok Islam politik, hal ini yang membuat PKS merasa satu gerakan dengan Anies, tetapi sisi lain, Anies juga tokoh egaliter kaum plural, dan ini yang menjembatani Anies dekat dengan politik Amerika,” ujarnya.

Dedi menilai, pendekatan AS ini bisa jadi upaya mendorong pemimpin Indonesia selanjutnya lebih dekat dengan politik AS. 

“Apalagi sejak Presiden Jokowi memimpin Indonesia cenderung dekat ke China, rival ekonomi politik Amerika,” ujarnya.

Alasan kedua, lanjut Dedy, bisa jadi karena pergeseran politik PKS. Menurutnya, ada kejenuhan PKS yang selama ini tak kunjung naik dari partai papan tengah.

“Bahkan dalam skema partai afiliasi Islam, PKS tetap berada di bawah PKB yang menguasai pemilih Islam, dengan dalih ini bukan tidak mungkin PKS mulai membuka diri, meskipun orientasi kekuasaannya tetap merujuk pada pengusungan Anies Baswedan,” ujarnya.

Pengamat politik dari Citra Institute, Yusak Farchan mengatakan, pertemuan antara elite PKS dan Dubes AS merupakan bagian dari sorotan dunia internasional terhadap kondisi demokrasi di Indonesia. Namun, ia merasa, itu tidak terkait langsung ke Pilpres 2024.

“Apakah ada kaitan langsung dengan Pilpres 2024, saya rasa tidak terlalu signifikan kaitannya,” kata Yusak.

Apalagi, ia mengingatkan, Indonesia masih dianggap masuk dalam kategori negara-negara demokrasi ketiga. Karenanya, AS sebagai poros demokrasi yang dianggap paling baik di dunia dalam kapasitas untuk memantau perkembangan demokrasi.

Tetapi, Yusak menekankan, Indonesia merupakan negara hukum yang berdaulat dan bebas menyatakan kemerdekaannya. Artinya, mereka tentu harus menghormati prinsip-prinsip dan perkembangan atas demokrasi yang ada di Indonesia.

“Saya kira tidak berhubungan langsung dengan sikap PKS terhadap Pilpres 2024,” ujar Yusak.

Yusak berpendapat, pertemuan yang dilakukan Dubes AS dengan PKS ini memang bagian dari dampak dari pertarungan ideologi yang cukup panjang. Sebab, selama ini persepsi publik memang menganggap PKS mewakili faksi kelompok Islam kanan.

Yang mana, lanjut Yusak, di dunia politik berporos kepada ideologi yang terlalu kanan. Karenanya, Dekan Fisip Universitas Sutomo itu mengaku tidak heran, kalau pertemuan itu memunculkan berbagai spekulasi ada apa tiba-tiba AS menemui PKS.

Meski begitu, ia menambahkan, pertemuan yang dilakukan Dubes AS dan Presiden PKS itu terbilang cukup wajar. Artinya, bukan hanya PKS, partai-partai politik lain yang ada di Indonesia memiliki kesempatan yang sama, hak yang sama untuk itu.

“Saya kira itu pertemuan yang wajar-wajar saja dalam negara demokrasi,” kata Yusak.***

Sumber: republika.co.id
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Gerakan Indonesia Asri Menggema di Taman Jalur Kuansing, Gerindra Turun Bersihkan Sampah dan Tanam Bibit
Berita Kuansing

Gerakan Indonesia Asri Menggema di Taman Jalur Kuansing, Gerindra Turun Bersihkan Sampah dan Tanam Bibit

...

Read moreDetails
Seru! Guru dan Pegawai di Hulu Kuantan Adu Kekompakan, Lomba Tradisional Meriahkan HUT Kuansing ke-27

Seru! Guru dan Pegawai di Hulu Kuantan Adu Kekompakan, Lomba Tradisional Meriahkan HUT Kuansing ke-27

Dedikasi Berbuah Pangkat, AKP Syarif Sujono Naik Jadi Kompol, Kapolres Kuansing: Ini Amanah

Dedikasi Berbuah Pangkat, AKP Syarif Sujono Naik Jadi Kompol, Kapolres Kuansing: Ini Amanah

Inilah 7 Tools AI untuk Membuat Video dengan Mudah dan Cepat

Inilah 7 Tools AI untuk Membuat Video dengan Mudah dan Cepat

Cara Mudah Memindahkan WA ke HP Baru Tanpa Menghilangkan Chat Lama

Cara Memindahkan WA ke HP Baru Tanpa Menghilangkan Chat Lama

Inilah 5 Tempat Wisata di Nganjuk Jawa Timur yang Harus Kamu Kunjungi

Inilah 5 Tempat Wisata di Nganjuk Jawa Timur yang Harus Kamu Kunjungi

Next Post
Kendaraan listrik

Pemerintah Masih Kalkulasikan Insentif untuk Kendaraan Listrik

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.