• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, Oktober 4, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Negara-Negara yang Berpotensi Bangkrut Seperti Sri Lanka

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
18 Juli 2022
Pengendalian inflasi daerah, Juni, potensi kebangkrutan negara, pertumbuhan ekonomi kuartal II

Ilustrasi/FOTO: Pixabay.

104
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Bank Dunia telah menyatakan peringatan terhadap sejumlah negara yang sangat mungkin dihadapkan pada potensi kebangkrutan, seperti Sri Lanka. Dalam laporan Crisis Response Group, Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), 9 negara tersebut diantaranya, Afganistan, Argentina, Mesir, Laos, Lebanon, Myanmar, Pakistan, Turki dan Zimbabwe.

Berdasarkan laporan AP, krisis di negara tersebut disebabkan kondisi ekonomi yang dihadapi setiap negara berbeda antara satu dengan yang lainnya. Namun, kepastian utama dari berbagai penyebab krisis tersebut diperburuk dengan inflasi yang tinggi.

Ketika inflasi menanjak, maka daya beli masyarakat akan tergerus yang akhirnya berdampak pada pertumbuhan ekonomi. Di Sri Lanka, inflasi tercatat meroket 54,6% year-on-year (yoy), menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah. Kenaikan tersebut nyaris dibandingkan Mei sebesar 39,1%.

Tingginya inflasi berawal dari pandemi penyakit akibat virus corona (Covid-19) melanda. Saat itu, perekonomian global nyaris berhenti total, sebab banyak negara menerapkan kebijakan lockdown.

Ketika vaksinasi sudah gencar dilakukan dan penambahan kasus baru menurun drastis, lockdown dicabut, pembatasan sosial tidak lagi ketat, kehidupan masyarakat perlahan kembali normal. Alhasil, demand menjadi meningkat, sayangnya belum mampu diimbangi dengan supply. Hukum ekonomi pun bekerja, ketika demand lebih tinggi dari supply, maka inflasi pun terjadi.

Hal ini diperparah dengan perang Rusia dengan Ukraina. Sanksi yang diberikan Amerika Serikat dan Sekutu ke Rusia membuat harga minyak mentah melambung, begitu juga dengan gas alam dan batu bara. Krisis energi pun melanda, yang membuat inflasi semakin meninggi.

Belum lagi harga pangan yang semakin mahal akibat tersendatnya pasokan pupuk dari Rusia dan Ukraina. Alhasil inflasi menjadi tak terkendali.

Beberapa negara sudah pernah mengalami inflasi yang gila-gilaan. Zimbabwe misalnya, inflasinya kini mencapai 192% secara tahunan (yoy), tertinggi sejak April 2021. Meski demikian, kenaikan tersebut memicu kekhawatiran akan Zimbabwe kembali mengalami hiperinflasi seperti 2008.

Argentina dan Turki, menjadi negara G20 yang terancam mengalami kebangkrutan. Inflasi di Argentina meroket 60,7% (yoy) menjadi yang tertinggi sejak Januari 1992. Turki lebih tinggi lagi. Pada bulan Juni, inflasi di negara yang dipimpin Recep Tayyip Erdogan tersebut tercatat melesat 78,62% (yoy) yang merupakan titik tertinggi dalam 24 tahun terakhir.

Tingginya harga minyak mentah dan komoditas energi lainnya menjadi salah satu penyumbang inflasi, selain juga harga pangan. Inflasi sektor transportasi dilaporkan melesat lebih dari 123%, kemudian harga makanan naik nyaris 94%.

Inflasi di Turki diperparah dengan jebloknya nilai tukar lira lebih dari 20% sepanjang tahun ini melawan dolar AS. Meski lira jeblok dan inflasi meroket, bank sentral Turki (CBRT) masih enggan menaikkan suku bunga. Ali Babacan, mantan menteri ekonomi Turki juga mengatakan Turki menuju kebangkrutan oleh juga dikatakan.

“Hari ini, saya ingin mengatakan negara kita diambang kebangkrutan dan meminta pemerintah melakukan tugasnya segera,” kata Babacan, pertengahan Juni lalu.

Babacan berada di pemerintahan Erdogan pada 2002 hingga 2015. Selain menjabat menteri keuangan ia juga pernah menjadi menteri luar negeri dan wakil perdana menteri.

“Apa itu default bagi Turki, apa itu kebangkrutan? Itu artinya Republik Turki tidak bisa membayar gas dan minyak mentah impor. Kebangkrutan berarti kebutuhan dasar seperti gas dan bahan bakar tidak bisa terpenuhi dengan uang. Anda punya uang, tetapi anda tidak bisa mendapat setengah tangki gas, atau anda harus mengantri selama 3 jam. Itu adalah kebangkrutan,” kata Babacan.

“Bayangkan listrik dipadamkan selama 6 jam, 10 jam per hari. Itu berbahaya. Mereka tidak tahu. Kebangkrutan berarti keruntuhan ekonomi dan finansial. Kebangkrutan berarti chaos,” ujar Babacan.***

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Kuansing

Geger! Deninteldam XIX/TT Bongkar Dugaan Penimbunan 69,2 Ton Pupuk di Riau

...

Read moreDetails
Inilah 3 Pilihan Mesin Cuci Hemat Listrik untuk Rumah Tangga

Inilah 3 Pilihan Mesin Cuci Hemat Listrik untuk Rumah Tangga

Rekomendasi 4 Laptop Asus untuk Kerja Terbaik, Kerja Semakin Gacor

Rekomendasi 4 Laptop Asus untuk Kerja Terbaik, Produktivitas Semakin Gacor!

Kegiatan imunisasi dan pengukuran tumbuh kembang anak pada rangkaian kegiatan pra event Founders Day 2026.

RAPP Gelar Rangkaian Kegiatan Berbagi bagi Masyarakat di Founders Day 2026

BTN Housingpreneur Dorong Desain Hunian Estetik yang Bernilai Bisnis

BTN Housingpreneur Dorong Desain Hunian Estetik yang Bernilai Bisnis

Spesifikasi dan Harga Honor X9e Pro Bawa Baterai 11.000 mAh dan Fast Charging

Spesifikasi dan Harga Honor X9e Pro Bawa Baterai 11.000 mAh dan Fast Charging

Next Post
Kebun Sawit Terbaik, replanting kebun sawit riau

Rp330 Miliar Dana BPDPKS Dikucurkan untuk 11 Ribu Hektar Replanting Sawit Riau Tahun Ini

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.