• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Mau Umroh Tapi Harus Transit di Negara Ketiga?

Romi J. by Romi J.
9 Agustus 2021
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Pelaksana tugas (Plt) Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag RI, Khoirizi mengatakan jemaah Indonesia bisa saja masuk ke Arab Saudi dengan transit di negara ketiga.

Indonesia sendiri memang termasuk 9 negara yang dilarang masuk Arab Saudi. Tak ada penerbangan langsung dari Indonesia ke Arab Saudi.

Selain transit, jemaah juga harus karantina selama 14, sebelum akhirnya masuk Arab Saudi. Namun, pertanyaannya, negara mana yang bisa dijadikan tenpat transit dan karantina bagi jemaah Indonesia.

“Kita memang belum punya peluang untuk penerbangan langsung dari Indonesia ke Saudi. WNI boleh masuk ke Saudi tapi harus melalui negara ketiga. Pertanyaannya negara ketiga mana yang akan dijadikan transit?” kata Khoirizi, dilansir dari CNN Indonesia.

Pemerintah Arab Saudi mulai menerima pendaftaran umroh pada hari ini Senin, 9 Agustus 2021.

Ada beberapa persyaratan bagi jemaah umroh yang mau masuk Arab Saudi. Salah satunya, sudah mendapatkan booster vaksin Covid-19.

Sayangnya, Arab Saudi hanya menerima 4 jenis vaksin, yakni Pfizer, AstraZeneca, Moderna, dan Jhonson&Jhonson.

Dengan hanya diakui empat jenis vaksin ini, jelas merupakan kabar buruk bagi jemaah Indonesia, yang kebanyakan mendapatkan suntikan vaksin Sinovac.

Selain masalah merek vaksin, Indonesia tetap belum bisa mendaftarkan jemaahnya. Terutama, karena kasus Covid-19 di Indonesia yang masih tinggi. (bpc4)

Tags: negara ketigatransitUmroh
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Islampedia

Berangkatkan 24 Prajurit untuk Umroh, Danrem 031/Wira Bima: Ini Bentuk Apresiasi pada Prajurit Berprestasi

...

Read moreDetails
Pameran haji Umrah Amphuri

AMPHURI Riau Hadirkan PAPUH dan Tourism Board Malaysia di Pameran Wisata Islami Umroh-Haji di Mal SKA

Hanya 3 Hari, Siapapun bisa Daftar Umrah Haji dan Wisata Selama Pameran di SKA

Banjir Promo Umrah, Haji dan Perjalanan Wisata di Amphuri Islamic Travel Expo di Mal SKA Pekanbaru

Rencana Dibukanya Ibadah Umroh Disambut Baik Hotel Pekanbaru

Meski Penerbangan Sudah Dibuka, Umroh Masih Butuh Persiapan

Next Post

PPKM Level 4 Berakhir Hari Ini, Pemko Indikasikan Tak Diperpanjang

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.