• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, November 2, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Makna Toleransi di Balik Beda Hari Raya Idul Fitri 2023 Lewat Cara Salat Subuh Idham Chalid dan Buya Hamka

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
21 April 2023
Makna toleransi idul fitri

Makna Toleransi di Balik Beda Hari Raya Idul Fitri 2023 Lewat Cara Salat Subuh Idham Chalid dan Buya Hamka

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Perbendaan waktu Hari Raya Idul Fitri 2023 antara Muhammadiyah, Pemerintah dengan Nahdlatul Ulama (NU) harus dimaknai sebagai ujian toleransi, yang memang identitas Muslim Indonesia.

Keputusan Muhammadiyah menetapkan 1 Syawal `1444 H pada Jumat, 21 April 2023 adalah kebutuhan yang harus dihormati. Mereka punya metode, sama halnya keputusan pemerintah dan NU yang menetapkan 1 Syawal 1444 H pada Sabtu, 22 April 2023.

“Yang penting kita masing-masing saling menghargai, saling mengetahui. Toleransi yang kita lakukan adalah terhadap kehidupan yang kita lakukan bersama-sama,” kata Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution dalam sebuah dialog lintas agama di Pekanbaru, beberapa waktu lalu.

Toleransi itu memiliki makna yang luas. Karena luas itu lah maka selayaknya bisa diterima dengan mudah dalam kehidupan sosial kemasyarakatan. Berbeda bukan berarti tak sama. Bahkan bangsa ini ada dan bertahan hingga saat ini, salah satunya karena perbedaan, termasuk perbedaan dalam agama.

Hal paling sederhana untuk memaknai seperti apa toleransi itu, kita bisa belajar dari KH Idham Khalid dan Buya Hamka dalam sebuah pengantar Ahmad Syafii Maarif, dalam Buku Buya Hamka: Sebuah Novel Biografi, karya Haidar Musyafa, yang diterbitkan Umania, tahun 2018.

Saat itu, KH Idham Chalid adalah Ketua PBNU, dan Buya Hamka adalah seorang Muhammadiyah Tulen. Namun dalam berdakwah Idham Chalid sering bepergian bersama Buya Hamka.

Dalam hal salat subuh, kedua tokoh agama ini tentu punya pandangan berbeda dan sangat teguh dengan pendapat itu. Idham Chalid yang seorang NU sudah terbiasa melaksanakan salat subuh dengan qunut. Sedangkan Buya Hamka tidak menggunakan doa qunut dalam salatnya.  

Saat mereka melakukan perjalanan dakwah, baik Idham Chalid dan Buya Hamka saling bergantian untuk menjadi imam. Ketika Buya Hamka menjadi imam salat subuh dia membaca doa qunut karena dia menghormati KH Idham Chalid sebagai seorang NU.

Namun, sebaliknya, Idham Chalid tidak membaca doa qunut saat dia menjadi imam salat subuh karena dia menghormati Buya Hamka sebagai seorang Muhammadiyah.

Begitulah bentuk toleransi dan kebersamaan yang dicontohkan 2 ulama besar ini. Mereka saling menghormati satu sama lain, tanpa perlu mencela atau menyalahkan yang lain.

Setelah melihat bagaimana kedua tokoh ini bersikap, apakah masih pantas bagi kita untuk memperdebatkan perbedaan Hari Raya Idul Fitri tahun 2023?***

Tags: idul FitriToleransi
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Jelang Ramadan dan Idul Fitri, Pemprov Khawatir Inflasi Riau Melambung
Regional

Jelang Ramadan dan Idul Fitri, Pemprov Khawatir Inflasi Riau Melambung

...

Read moreDetails
Bandara SSK II

Bandara SSK II Pekanbaru Jadi Salah Satu Bandara Tersibuk Saat Mudik Lebaran Idul Fitri 2023

Mudik Lebaran Idul Fitri

Pengamanan Mudik Idul Fitri 2023, Kapolda Riau: Kita Tak Boleh Underestimate

Sistem Pengamanan Mudik

Lebaran Idul Fitri 2023, Gubri Pastikan Sistem Pengamanan Mudik Berjalan

Salat idul fitri halaman kantor gubernur

Pemprov Riau Akan Gelar Salat Idul Fitri 2023 di Halaman Kantor Gubernur

Bandara SSK II Pekanbaru mudik 2023. Diduga Haji Nonprosedural, Imigrasi Pekanbaru Tunda Keberangkatan 6 WNI di Bandara SSK II

Kurang dari Sepekan Idul Fitri 2023, Aktivitas Penumpang di Bandara SSK II Pekanbaru Sudah Naik

Next Post

Motor Ditinggal Mudik? Ini Tips Agar Motor Tetap Prima

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.