• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Klarifikasi Syamsuar Soal Pemprov Riau Dituding Abai Hingga Riau Berasap

Tim Redaksi by Tim Redaksi
16 September 2019
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Gubernur Riau Syamsuar mengklarifikasi banyak tudingan mengenai bencana kabut asap di Riau merupakan bukti bahwa Pemprov Riau terkesan mengabaikan tindakan penanganan dilapangan. Bentuk abai lainnya yakni lemahnya penegakan hukum terhadap perusahaan diduga terlibat Karhutla sehingga menyebabkan Riau kembali dipapar kabut asap.

“Sebenarnya kami tidak abai. Harusnya masyarakat dan semua pihak bisa memandang masalah ini (Karhutla) secara objektif,” ujarnya saat memberikan klarifikasi di kantor Gubernur Riau, Senin, 16 September 2019.

Syamsuar mengklaim bahwa upaya penanganan sudah dilakukan dengan berbagai cara. Selain upaya pemadaman secara langsung di lokasi lahan yang terbakar, sosialisasi kepada masyarakat hingga pada tahapan penegakan hukum. Dia menyebut terhadap semua upaya ini memang tidak mudah, dan ada tahapan-tahapan yang dilakukan sesuai dengan ketentuan berlaku.

Baca : Ribuan Mahasiswa UIR Turun, Kantor DPRD Riau Terkepung

Dia menyebut, jika dilihat dari angka statistik hotspot, jumlah titik panas yang muncul di Riau lebih sedikit jika dibandingkan provinsi tetangga seperti Jambi dan Sumatera Selatan (Sumsel). Jumlah hotspot yang muncul di Provinsi Riau tersebut merupakan bukti bahwa seluruh pihak sudah bekerja di lapangan untuk memadamkan api. Jika abai, jumlah hotspot di Riau diyakininya jauh lebih banyak jika dibandingkan daerah lain di Sumatera.

Baca : Tuntut Ditemui Ketua Dewan, Massa Aksi Unilak Berusaha Dobrak Gerbang DPRD Riau

Sementara itu, jika dilihat dari sisi transportasi, sejauh ini belum ada pemberhentian aktivitas penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru. Syamsuar membandingkan kondisi seperti ini jauh lebih baik jika dibandingkan dengan kondisi kabut asap yang pernah terjadi pada tahun 2015 lalu.

Syamsuar juga mengklaim bahwa asap di Pekanbaru bukan sepenuhnya berasal dari sisa Karhutla yang terjadi di provinsi ini. Melainkan sisa Karhutla di daerah lain di Sumatera mengarah ke Pekanbaru, sehingga Ibukota Provinsi Riau ini ditutup kabut asap.

“Meski sudah memberitahu kepada masyarakat dan perusahaan untuk tidak membakar lahan, kondisi musim kemarau juga menjadi faktor penting mengapa banyak lahan di Riau dan daerah lainnya di Sumatera yang terbakar,” sebutnya.(bpc3) 

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

iQoo Z11S Bawa Baterai Raksasa dan Android 16, Segini Harganya
Teknologi

iQoo Z11S Bawa Baterai Raksasa dan Android 16, Segini Harganya

...

Read moreDetails
Rekomendasi Skincare Wardah untuk Mengatasi Flek Hitam, Wajah Auto Glowing

Rekomendasi Skincare Wardah untuk Mengatasi Flek Hitam, Wajah Auto Glowing

Sandiaga Uno didesak mundir dari gerindra

Sandiaga Uno Borong 9,5 Juta Saham MUTU Senilai Rp999 Juta

Puma Menghadirkan Sepatu Lari Tanpa Pelat dengan Teknologi Nitrofoam, Cocok untuk Easy Run

Puma Menghadirkan Sepatu Lari Tanpa Pelat dengan Teknologi Nitrofoam, Cocok untuk Easy Run

Inilah Tips Membedakan Busi Asli dan Palsu

Inilah Tips Membedakan Busi Asli dan Palsu

Yamaha MT-15, Motor Sport Naked Mesin SOHC VVA Harganya Rp41 Jutaan

Yamaha MT-15, Motor Sport Naked Mesin SOHC VVA Harganya Rp41 Jutaan

Next Post

Demo Asap, Mahasiwa UIR dan Unilak Kuasai Gedung DPRD Riau

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.