• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 8, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Kabinda Riau: Jangan Sampai Kita Dicap Sebagai Daerah yang Meng-expired-kan Vaksin

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
20 Januari 2022
daerah meng-expired-kan vaksin

Ilustrasi vaksin Covid-19

107
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Kepala Badan Intelijen Daerah (Kabinda) Riau, Brigjen TNI Amino Setia Budi menyoroti soal vaksin expired date (kadaluarsa). Dia meminta Pemprov Riau dan Pemda di masing-masing daerah sekiranya bisa mencermati kondisi ini agar Riau tak masuk dalam golongan daerah yang meng-expired-kan vaksin Covid-19.

Hal ini diungkapkannya dalam rapat evaluasi penanganan Covid-19 Provinsi Riau yang digelar di Gedung Daerah, Pekanbaru, pada awal pekan. “Masalah vaksin kadaluarsa sebaiknya menjadi perhatian kita bersama. Izin Pak Plt. Izin Pak Gubernur, sejauh ini Riau tidak termasuk dalam 10 besar daerah di Indonesia yang meng-expired-kan vaksin Covid-19,” katanya.

Brigjen TNI Amino mengungkapkan, dari data yang dia terima, sejauh ini Riau masuk dalam golongan daerah baik dalam upaya penanganan Covid-19. “Jangan sampai hanya karena masalah vaksin kadaluarsa, kisa masuk dalam catatan buruk oleh pemerintah pusat,” terangnya.

Selain itu, dia juga menyoroti laporan adanya sejumlah vaksin Covid-19 yang masuk dalam masa kadaluarsa pada akhir Januari dan Februari 2022. Oleh sebab itu, Amino mendorong kepada pemerintah daerah agar sekiranya mempercepat proses vaksinasi kepada masyarakat sebelum batas tanggal penggunaannya habis.

“Kita tentunya tak mau Riau ini sama dengan daerah-daerah lain di Jawa terkait masalah dosis vaksi Covid-19. Sejauh ini, apa yang kita lakukan dalam hal penanganan Covid-19 sudah dianggap sangat bagi oleh pemerintah pusat,” terangnya. (bpc2)

Tags: kabinda riauvaksin covidvaksin expiredvaksinasi di riau
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

kondisi dan situasi politik di Riau
Berita

Kabinda Riau Sebut Percepatan Vaksin Booster untuk Keamanan Pemilu 2024

...

Read moreDetails
kondisi dan situasi politik di Riau

Kabinda Sebut Situasi Politik di Riau Dipengaruhi Kearifan Lokal

sulit vaksinasi, gagal ginjal akut pada anak

Kadiskes Riau Sebut Pola Distribusi Tepat Meminimalisir Vaksin Covid-19 Kadaluarsa

Masyarakat Disuruh Vaksin, Padahal Masih Ada 500 Pegawai di PUPR Riau yang Belum Divaksin Lengkap

Vaksinasi anak

Berikut Ini Gambaran Capaian Vaksin Dosis I & II di Riau, Vaksin Anak Baru 12,06%

PPKM Diperpanjang, PPKM Level 3 Batal

Warning untuk Para Lansia, Apakah Masih Terkait Covid Omicron Pak Luhut?

Next Post
Arteria Dahlan

Heboh Lagi, Arteria Dahlan Punya 5 Mobil Mewah dengan Nomor Plat Sama

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.