BERTUAHPOS – Kondisi jalan berlubang di Jalan Hangtuah Ujung, tepatnya di simpang Jalan Sumatera, Kelurahan Sialang Sakti, Kecamatan Tenayan Raya, kembali menelan korban. Kali ini, seorang ibu bersama anaknya terjatuh dari sepeda motor akibat tidak mampu mengendalikan kendaraan saat melintasi lubang besar di jalan tersebut. Kejadian ini sontak mengundang perhatian warga sekitar yang langsung memberikan pertolongan.
Menurut keterangan warga, kondisi jalan tersebut memang sudah lama rusak dan sangat membahayakan bagi pengendara. Lubang besar yang menganga di badan jalan sering membuat motor oleng hingga berujung kecelakaan. Beberapa warga bahkan menyebut, kasus terjatuhnya pengendara di titik tersebut sudah terjadi berulang kali.
Kusnadi, salah seorang warga setempat, mengungkapkan bahwa persoalan ini bukan hal baru. Ia menyebut, sudah banyak pengendara yang menjadi korban karena terperosok di lubang jalan tersebut. “Sudah sering orang jatuh di sini, termasuk ibu-ibu sama anaknya tadi. Kami warga sekitar sudah resah,” ujarnya, Sabtu, 13 September 2025.
Upaya perbaikan darurat sebenarnya sudah dilakukan oleh masyarakat setempat. Kusnadi mengatakan, warga berkali-kali menutup lubang jalan dengan semen secara swadaya. Namun, karena kualitas perbaikan yang seadanya dan arus kendaraan yang cukup padat, lubang tersebut kembali terbuka setelah beberapa waktu. “Kami sudah tutup pakai semen, tapi lama-lama hancur lagi. Akhirnya berlubang lagi seperti semula,” tambahnya.
Kondisi ini semakin diperparah saat hujan turun. Lubang jalan kerap tergenang air sehingga membuat pengendara tidak menyadari adanya kerusakan. “Kalau sudah hujan, air menutup lubang. Banyak yang tidak tahu, tiba-tiba motor masuk lubang dan jatuh,” kata Kusnadi.
Warga sekitar berharap pemerintah kota, khususnya dinas terkait, segera mengambil langkah nyata dalam memperbaiki jalan tersebut. Menurut mereka, perbaikan permanen sangat mendesak dilakukan karena jalan ini merupakan akses yang cukup ramai dilalui kendaraan setiap harinya.
“Jangan tunggu ada korban jiwa dulu baru diperbaiki. Kami masyarakat sudah melakukan yang kami bisa, tapi jelas itu tidak cukup. Jalan ini tanggung jawab pemerintah,” ungkap seorang warga lainnya dengan nada kesal.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi jalan masih rusak dengan lubang yang menganga. Para pengendara yang melintas pun tetap harus berhati-hati agar tidak mengalami kejadian serupa.***








