• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Bukan Negara Kaya Minyak, Tapi Boros Subsidi

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 September 2022
infographic by: katadata

infographic by: katadata

Share on FacebookShare on Twitter

Sudah waktunya negeri ini sadar dan melepaskan diri dari stigma tak tepat yang menyebut bahwa Indonesia adalah negeri kaya minyak, sehingga BBM harus terus dijual “murah”.

BERTUAHPOS.COM – Indonesia sudah tak bisa lagi mengklaim sebagai salah satu negara kaya minyak dunia.  Pasalnya, produksi minyak di Tanah Air terpantau terus menurun, khususnya sejak 1998.

Sejak 2003, Indonesia justru menjadi net importer minyak lantaran menyusutnya produksi, sementara konsumsi terus bertambah. Dengan kata lain, untuk memenuhi kebutuhan BBM di dalam negeri, Indonesia malah bergantung kepada minyak impor.

Selama sepuluh tahun terakhir, impor minyak Indonesia rerata 109 juta barel. Negeri ini juga mengalami defisit impor sekitar 35,17 juta barel khususnya selama 2016 – 2021.

Kegiatan impor tersebut disebabkan, dengan kapasitas operasional kilang berkisar 800 ribu barel per hari (bph), output alias realisasi produksi minyak mentah sekitar 660 ribu bph saja. Oleh karena itu, Indonesia perlu mengimpor minyak mentah dan produk-produk olahannya, seperti BBM.

Meskipun setiap tahun, Indonesia mengimpor banyak minyak mentah, ironisnya harga BBM di dalam negeri tergolong paling murah dibandingkan dengan negara-negara tetangga, seperti Malaysia, Singapura, bahkan Timor Leste.

Solar misalnya, seharusnya harga keekonomiannya (harga pasar dunia) Rp13.950 per liter, tetapi yang berlaku di dalam negeri harga ecerannya Rp5.150 per liter.

Pertalite, harga idealnya sesuai keekonomian seharusnya Rp14.450 per liter, tetapi dijual Rp7.650 per liter. Pertamax, harga jual seharusnya Rp17.300 per liter, dijual Rp12.500 per liter. Sementara itu, untuk LPG 3 kg sepatutnya dijual Rp18.500 per kilogram, saat ini dijual ecer Rp4.250 per kilogram.

Murahnya harga BBM di dalam negeri disebabkan pemerintah Indonesia memberikan subsidi yang cukup besar setiap tahunnya. Dalam enam tahun terakhir  subsidi energi, termasuk BBM, yang diberikan  pemerintah bertumbuh 38,8% (CAGR) dari Rp97,6 triliun pada 2017 menjadi Rp502,4 triliun (2022).

Jika pemerintah tidak menaikkan harga BBM pada 2022, maka pemerintah harus menambah sekitar Rp190 triliun untuk subsidi energi. (rls)

Tags: infografis
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Harga tbs kelapa sawit
Regional

INFOGRAFIS: Harga TBS Kelapa Sawit Plasma dan Swadaya di Riau Turun

...

Read moreDetails
Next Post
infografis oleh: katadata

Pemerintah Alihkan Subsidi BBM Jadi Bansos

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.