BERTUAHPOS — Kemacetan terjadi setiap jam pulang sekolah di Jalan Sultan Syarif Kasim, tepatnya di depan SMA 1 dan SMP 1 Pekanbaru. Dari pantauan Bertuahpos, meskipun ada petugas Dinas Perhubungan (Dishub) yang berjaga, arus lalu lintas tetap padat merayap.
Kondisi ini dipicu oleh banyaknya kendaraan orang tua yang menjemput anaknya. Bahkan, lima lajur jalan utama yang seharusnya dipakai untuk lalu lintas umum berubah menjadi tempat parkir. Situasi tersebut membuat kendaraan lain sulit bergerak lancar.
Ironisnya, kemacetan tetap terjadi walaupun jalan di kawasan itu sudah diperlebar beberapa waktu lalu. Alih-alih memberi kelancaran, kebiasaan parkir sembarangan justru menghilangkan fungsi jalan yang mestinya bisa mengurai kepadatan kendaraan.
Seorang warga yang melintas mengaku geram dengan kondisi ini. “Sudah ada petugas Dishub di sana, tapi macet tetap parah. Kendaraan parkir seenaknya, jalan jadi tersendat. Kami sebagai pengguna jalan lain jadi korban,” ujarnya, Rabu, 17 September 2025.
Kondisi serupa terjadi hampir setiap hari pada jam pulang sekolah, Jalan Sultan Syarif Kasim yang merupakan salah satu akses utama menuju pusat kota pun ikut lumpuh akibat kepadatan ini.
Masyarakat meminta pihak terkait, baik Dishub maupun aparat keamanan, lebih tegas dalam menertibkan kendaraan yang menunggu jemput anak sekolah di bahu jalan. Mereka menilai tanpa ketegasan, kemacetan akan terus terjadi dan mengganggu aktivitas umum.
“Kalau terus dibiarkan, masalah ini tidak akan selesai. Harus ada solusi dan aturan tegas agar kendaraan tidak berhenti di badan jalan,” tambah warga lainnya. Hingga kini, kemacetan di depan SMA 1 dan SMP 1 Pekanbaru masih menjadi keluhan utama pengguna jalan setiap jam pulang sekolah.***








