• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Warga: Sudah 3 Minggu Kami Beraktivitas di Air

Tim Redaksi by Tim Redaksi
17 Desember 2018
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Ratusan rumah di Buluh Cina, Siak Hulu, Kampar, hingga kini masih digenangi air. Aktivitas warga di sini tidak normal. Sebagian besar hanya menunggu air surut agar bisa membersihkan rumah terdampak banjir. 

“Banjir seperti ini biasa terjadi 3 tahun sekali. Ini termasuk yang besar jika dibandingkan dengan tahun lalu,” ungkap Firman (27) warga setempat, kepada bertuahpos.com, Senin, 17 Desember 2018. 

Di Desa Buluh Cina, Kampar ini ada 4 dusun. Semuanya terendam air. Ketinggian air rata-rata 1 meter lebih. Bahkan di beberapa lokasi tertentu, genangan air hampir menutup galang pintu. 

“Selain hewan ternak yang terdampak banjir, hampir seluruh kebun sawit warga tenggelam. Jika sudah begini, potensi gagal panen bisa saja terjadi,” ungkapnya. 

Data yang diperoleh bertuahpos.com dari pihak desa setempat, di desa ini ada 4 dusun. Yakni Dusun 1, 2, 3 dan Dusun 4. Setidaknya ada 166 Kepala Keluarga (KK) terdampak banjir dengan 1.565 korban jiwa.

“Sudah 3 minggu kami seperti ini. Hidup dengan perahu, kemana-mana harus menempuh genangan air,” ungkapnya. 

Informasi dari pihak desa sendiri, bahwa banjir ini diakibatkan oleh meluapnya air di Sungai Kampar karena dibukanya pintu Waduk PLTA Koto Panjang di Hulu Sungai Kampar. Bukan karena penebangan hutan ataupun perluasan perkebunan. (bpc3)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman
Berita Pilihan

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

...

Read moreDetails
Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Next Post

Kampar Butuh 13 Ribu Ton Beras Untuk Korban Banjir

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.