• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Warga Pekanbaru Kecewa Elpiji Tidak Penuh Marak Dijual

Tim Redaksi by Tim Redaksi
10 November 2015
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU– Masyarakat Kota Pekanbaru kecewa dengan pengawasan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru. Pasalnya banyak beredar tabung elpiji 3 kg atau bersubsidi tidak terisi penuh marak dijual.

Seperti yang disampaikan Delvi, warga kelurahan Sri Meranti, Rumbai kepada kru bertuahpos.com. Dirinya menceritakan saat itu membeli gas di eceran bukan di Pangkalan resmi.

Harga per tabung juga lebih mahal, Rp 22ribu per tabung atau selisih Rp 4ribu dari Harga Eceran Tertinggi (HET) Pekanbaru Rp 18ribu per tabung.

“Waktu sampai ke rumah dipasang regulatornya. Jarum penunjuk isi tabung hanya sampai separuh tidak sampai ke titik full. Padahal regulatornya SNI, inikan berarti ada kecurangan,” katanya, Selasa (10/11/2015).

Delvi meminta agar Disperindag mengawasi hal ini. Sebab sudah jelas ada kecurangan dan merugikan masyarakat dilakukan oleh penjual.

Selain itu Uniq, warga Sukajadi yang berprofesi sebagai wiraswasta ini mengeluhkan hal yang sama. Bahkan saat sampai di rumah dan memasang regulatornya, tidak menunjukkan elpiji bersubsidi terisi penuh. “Padahal belinya di Pangkalan elpiji resmi. Tapi isinya ternyata tidak penuh,” katanya.

Hal yang sama dikatakann, Wendi mahasiswa yang tinggal di jalan Kualu, Panam. Dirinya kerap membeli dipengecer, dan gasnya ternyata tidak terisi penuh. “Memang salah saya bang beli di eceran. Tapi yang gak bisa diterima berkurangnya ini, kita sudah bayar. (Riki)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya
Lifestyle

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya

...

Read moreDetails
3 Rekomendasi Tablet untuk Menggambar bagi Seniman Digital

3 Rekomendasi Tablet Terbaik untuk Menggambar bagi Seniman Digital

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

Next Post

Jangan Macam-macam, PNS Tetap Netral dalam Pilkada Serentak

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.