Wako Bisa Menolak Keinginan Gubri Pindahkan TMP

Rabu, 27 Agustus 2014 07:58
BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU- Lagi-lagi orang nomor satu di Riau, Annas Maamun mengeluarkan pernyataan yang kontroversial. Kali ini Mantan Bupati Rokan Hilir (Rohil) dua periode itu bermaksud memindahkan Taman Makam Pahlawan (TMP) yang berada di Jalan Sudirman ke Kecamatan Rumbai.

Seperti yang diketahui selain sebagai tempat bersemayam pahlawan Riau, TMP sendiri turut menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kota Pekanbaru. Yang juga merupakan sumber resapan air. Sehingga sangat penting kiranya mempertahankan peninggalan sejarah tersebut.

Hal tersebut disampaikan Pengamat Perkotaan, Madrianto Manan kepada bertuahpos.com, Senin (18/08/2014) menyebutkan agar Kota Bertuah tidak kehilangan  monumen sejarah mesti menolak wacana Gubernur Riau tersebut.

 
“Dang Merdu sudah dihancurkan, Stadiun Hang Tuah sudah dihancurkan, Kantor Gubernur mau dijadikan Kubah, ada satu lagi yang tertingal, namanya TMP siapa yang tak kenal masyarakat Pekanbaru asli, sekarang apa alasan gubernur dan kawan-kawan memindahkan TMP? Kalau alasannya karena semak saya tidak terima,” tegasnya .

Sambung Madrianto, secara administrasi Walikota Pekanbaru, Firdaus MT lah yang berhak menentukan seperti apa wajah Kota Bertuah. Sedangkan Gubernur hanya perpanjangan tangan presiden untuk menata Provinsi, sehingga Wako bisa tolak wacana gubri tersebut.

Baca: Selain Pekanbaru, Empat Cabang Bank DKI Ini Juga Tutup

 
“Bisa, bisa. Pada umumnya gubernur tak punya kekuasaan. Dalam undang-undang gubernur hanyalan koordinator pembangunan untuk kabupaten dan kota. Saya tanya Annas Maamun dimana wilayah kekuasaannya?” tanya dosen Universitas Islam Riau (UIR) ini.

Sehingga gubernur tidak bisa dia semena-mena mengatur tatanan suatu kabupaten/kota termasuk Pekanbaru. “Yang berhak membangun adalah walikota. Otonomi itu di kabupaten. Gubernur perpanjangan tangan presiden, tidak punya wilayah kekuasaan. Presiden untuk Kota Pekanbaru adalah Firdaus MT, yang punya wewenang 100 persen,” jelasnya.

Firdaus MT seharusnya berang karena itu diatur pemerinta kota supaya masyarakat yang ada tidak terganggu dalam pembangunan itu. Sirkulasinya. yang ngatur itu kota, harus patuh sama walikota.

Seperti yang diinformasikan sebelumnya Pemerintah Provinsi Riau berencana menggusur Taman Makam Pahlawan Nasional Kusuma Dharma yang berada di jantung kota Pekanbaru. Seribuan tulang belulang para pejuang akan dipindahkan ke daerah pinggiran kota.

Taman Makan Pahlawan Pekanbaru berada di jalan Jendral Sudirman atau berada di jantung kota. Disebelah makam pahlawan, saat sedang ini bangun apartemen, hotel dan pusat perbelanjaan milik salah satu pengusaha.

Sebab itu Mardianto mengharapkan Firdaus MT selaku walikota, mesti menimbang-nimbang wacana pemindahan TMP tersebut. “Karena ini menyangkut kenangan Kota. Siapa di sini, masyarakat asli Pekanbaru yang tak kenal TMP. Seharusnya untuk bangunan sejarah itu dilindungi, bukannya malah dihancurkan,” harapnya. (riki)